Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasokan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Kestabilan Ekonomi Nasional

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pasokan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Kestabilan Ekonomi Nasional Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari

Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengingatkan pentingnya kehati-hatian terhadap berbagai narasi terkait swasembada pangan agar tidak mendistorsi upaya pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ketika berbagai indikator pertanian menunjukkan perbaikan, kita perlu berhati-hati terhadap upaya-upaya yang menggiring opini seolah-olah swasembada pangan mustahil dicapai,” kata Kharis di Jakarta, Senin (1/6).

Seperti dikutip dari Antara, menurut Kharis, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian dari demokrasi, namun harus dibangun berdasarkan data dan fakta, bukan persepsi yang melemahkan kepercayaan publik terhadap kemampuan bangsa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

“Kritik tentu penting, tetapi jangan sampai berubah menjadi narasi yang mendistorsi kerja keras petani dan seluruh stakeholder yang sedang berjuang memperkuat kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Kharis menegaskan swasembada pangan bukan sekadar target sektor pertanian, melainkan agenda strategis nasional yang berkaitan langsung dengan ketahanan negara, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan memiliki daya tahan lebih kuat menghadapi tekanan global, gejolak ekonomi, maupun ketidakpastian geopolitik.

Ia mengakui berbagai tantangan seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan dinamika ekonomi dunia harus diantisipasi. Namun, tantangan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk meragukan kemampuan petani Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

“Saya melihat pemerintah bersama petani terus bekerja meningkatkan produksi, memperbaiki irigasi, memperkuat sarana produksi, dan meningkatkan produktivitas. Karena itu kita perlu membangun optimisme yang kuat berbasis data,” katanya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati, menilai sektor pertanian tetap menjadi salah satu bantalan utama ekonomi nasional melalui penguatan produksi, stabilitas pasokan, dan pengendalian harga pangan. Pada triwulan I 2025, sektor pertanian tercatat menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama dengan kontribusi 1,11 persen secara tahunan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Ninasapti, konsistensi produksi pangan perlu terus dijaga karena komoditas pangan memiliki pengaruh besar terhadap inflasi dan daya beli masyarakat. Stabilitas pasokan pangan domestik dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Karena itu, Kharis mengajak seluruh elemen bangsa menjaga optimisme dan memperkuat kolaborasi dalam mengawal agenda swasembada pangan nasional.

“Perjalanan menuju swasembada memang tidak selalu mudah. Namun bangsa ini memiliki modal yang besar, mulai dari sumber daya alam, petani yang tangguh, dukungan teknologi, hingga komitmen pemerintah,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.