Pangsa Pasar Windows 11 Naik Pesat, Windows 10 Masih Dominan
📅 Rabu, 02 Apr 2025, 14:25 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Techspot
Windows 11 mencapai tonggak baru dalam pangsa pasar pada Maret 2025, sementara Windows 10 terus mengalami penurunan menjelang akhir masa pakainya pada Oktober. Meskipun demikian, Windows 10 tetap menjadi sistem operasi desktop dan laptop Microsoft yang paling banyak digunakan.
Menurut data Statcounter, Windows 11 kini menguasai 42,66 persen pangsa pasar global, naik dari 38,13 persen pada Februari. Sementara itu, Windows 10 turun menjadi 52,23 persen, merosot tajam dari puncaknya hampir 70 persen pada April 2024.
Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah peringatan berulang dari Microsoft kepada pengguna Windows 10 tentang berakhirnya dukungan OS tersebut. Meskipun banyak pengguna merasa terganggu dengan permintaan pemutakhiran yang terus-menerus, data menunjukkan bahwa strategi ini efektif dalam mendorong migrasi ke Windows 11.
Namun, masih ada keraguan di kalangan pengguna terkait Windows 11. Beberapa kekhawatiran utama meliputi telemetri, fitur online yang dianggap mengganggu privasi, serta iklan di dalam shell Windows. Selain itu, persyaratan perangkat keras yang lebih ketat, seperti TPM 2.0, juga menjadi penghambat bagi sebagian orang.
Di luar Windows 10 dan 11, Windows 7 tetap menjadi sistem operasi ketiga paling populer dengan 2,22 persen pangsa pasar. Yang mengejutkan, Windows XP, yang telah berusia hampir 25 tahun, masih bertahan dengan 0,33 persen pengguna. Adapun Windows 8.1 dan Windows 8 masing-masing memiliki 0,28 persen dan 0,24 persen pangsa pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan Windows 10 yang semakin mendekati akhir masa pakainya, tren ini kemungkinan besar akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!