Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAM Jaya-SKPD Diminta Atasi Krisis Air Jakarta

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 05:29 WIB | Oleh:
PAM Jaya-SKPD Diminta Atasi Krisis Air Jakarta Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Foto udara deretan rumah di kawasan Jakarta Barat, Jumat (10/3/2023). Pemprov DKI Jakarta menghimbau warga untuk tidak mengekspoitasi air tanah secara masif karena akan menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah dan mengakibatkan Jakarta semakin berpotensi terendam air laut pada masa yang akan datang.

JAKARTA - Perusahaan Umum DaerahAir Minum Jaya (Perumda PAM Jaya) diminta menggandeng Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengatasi krisis air Jakarta. "Warga saat ini terpaksa membortanah mencari air. Ini karena layanan PAM Jaya belum mampu mencakup seluruh wilayah. Perlu kerja sama dengan SKPDmencari solusi krisis air," usul Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Jumat (13/10).

PrasetiomencontohkanPulau Kelapa kalau kesulitan air, bisa mengambil air dari Pulau Genteng. Semua itu bisa dilaksanakan, andai PAM Jaya berkoordinasi dengan SKPD.
Dia mengatakan pemerintah bersama warga harus mampu menyelesaikan masalah tersebut. Hal itu dilakukan sambil menunggu tersedianyaInstalasi Pengolahan Air (IPA) teknologi Sea Water Reserve Osmosis (SWRO).

"Alat SWROini mahal. Perlu koordinasikan dulu dengan warga untuk mencari penyelesaian darurat," jelasnya. Prasetiojuga mengakui, musim kemarau berkepanjangan ini menjadi penyebabkrisis air sejumlah wilayah Jakarta.

Sebelumnya,Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono berjanji untuk mengawal percepatan pemenuhan air bersih melalui jaringan perpipaan guna mengurangi ketergantungan air tanah. "Dengan terwujudnya akses air bersih secara baik bagi seluruh masyarakat Jakarta, maka kedaulatan air terjaga dari waktu ke waktu," kata Heru.

Hingga kini, PAM Jaya baru berhasil memasang lebih dari 960 ribu sambungan pipa air. Dengan penambahan 19 ribu sambungan pipa air yang dijadwalkan hingga Agustus 2024, total sambungan pipa air untuk melayani penduduk Jakarta akan mencapai 980 ribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

PBB Kecam Serangan Houthi yang Menyasar Arab Saudi

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB Kecam Serangan Houthi y...
Luar Negeri
Survei PBB Ungkapkan Risiko...
Advertisement
Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.