Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“OpenAI' Luncurkan “GPT Store', Pasar Aplikasi AI yang Dipersonalisasi

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 19:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
“OpenAI' Luncurkan “GPT Store', Pasar Aplikasi AI yang Dipersonalisasi Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am

JAKARTA - Laboratorium kecerdasan buatan OpenAI telah meluncurkan GPT Store, sebuah pasar untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang dipersonalisasi, demikian disampaikan perusahaan dalam sebuah unggahan blog, Rabu (10/1)

GPT Store terletak di dalam chatbot ChatGPT yang populer, dan merupakan tempat bagi pengguna untuk menemukan dan membuat GPT, atau AI yang disesuaikan untuk tugas seperti mengajar matematika atau merancang stiker.

Ini adalah upaya OpenAI untuk melanjutkan kesuksesan konsumen ChatGPT, yang memperkenalkan AI generatif pada dunia tahun lalu, memukau pengguna dengan kemampuannya untuk menulis prosa dan puisi seperti manusia.

ChatGPT dengan cepat menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan tercepat, tetapi pertumbuhannya melambat ketika beberapa sekolah libur dan keunikan chatbot ini memudar.

GPT Store awalnya akan diluncurkan kepada pengguna yang menggunakan paket ChatGPT berbayar, kata OpenAI. Dalam beberapa bulan mendatang, perusahaan bermaksud untuk menambahkan cara bagi pembuat GPT untuk memonetisasi AI personal mereka.

Perusahaan rintisan yang didukung oleh Microsoft ini mengumumkan GPT Store pada bulan November dalam konferensi pengembangnya yang pertama. Awalnya dijadwalkan untuk diluncurkan pada akhir bulan itu.

Namun pada bulan Desember, OpenAI menunda peluncuran GPT Store, dengan mencatat dalam memo internalnya bahwa mereka terus "meningkatkan" GPT berdasarkan umpan balik pelanggan.

Penundaan ini terjadi di tengah pemecatan CEO OpenAI, Sam Altman, oleh dewan perusahaan secara mengejutkan, dan pengembalian jabatannya ketika karyawan mengancam untuk berhenti.

Selain itu, OpenAI mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka meluncurkan ChatGPT Team, versi dari ChatGPT yang dibayar oleh perusahaan sehingga karyawan mereka dapat menggunakan ChatGPT di tempat kerja.

ChatGPT Team memisahkan data perusahaan, sehingga informasi yang dimasukkan ke dalam chatbot tetap bersifat pribadi bagi perusahaan. ChatGPT Team memiliki biaya antara 25 dollar AS hingga 30 dollar AS per pengguna per bulan. Demikian disiarkan Reuters, Kamis (10/1). Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.