Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Negara-negara Arab Didesak Lebih Aktif Atasi Krisis Sudan

📅 Senin, 12 Jun 2023, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara-negara Arab Didesak Lebih Aktif Atasi Krisis Sudan Doc: ANTARA/REUTERS/Zohra Bensemra
Ket. Para pengungsi Sudan duduk di lokasi penampungan darurat dekat perbatasan Sudan dan Chad, di Koufroun, Chad (11/5/2023). Menurut WHO, sekitar 600 orang tewas dan lebih dari lima ribu orang terluka akibat konflik bersenjata antara militer Sudan dengan milisi RSF.

ANKARA - Ketua Parlemen Arab Adel Al-Asoomi pada Sabtu (10/6) waktu setempat mendesak negara-negara Arab lebih aktif mencari upaya untuk mengatasi krisis di Sudan.

"Krisis di Sudan tidak boleh ditinggalkan untuk intervensi regional dan internasional," kata Al-Asoomi saat membuka sidang Parlemen Arab di Kairo, ibu kota Mesir.

"Warga Arab mesti bersatu menemukan solusi Sudan-Arab yang dapat mencegah pertumpahan darah, menjaga integritas negara, serta melindungi militer nasionalnya," ucap Al-Asoomi.

Dia juga memuji upaya politik dan kemanusiaan yang dijalankan negara-negara Arab untuk Sudan.

Militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) terlibat pertempuran sengit sejak April di berbagai wilayah di Sudan, termasuk di Ibu Kota Khartoum, di tengah tudingan saling menyulut perang --yang menelan ratusan korban jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.