Nahas! Ditendang Sapi Kurban, Warga Tanah Datar Meninggal Dunia
📅 Minggu, 08 Jun 2025, 08:46 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
PADANG - Warga di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) bernama Jafar meninggal dunia usai ditendang oleh sapi kurban ketika hendak disembelih pada Sabtu (7/6), sekitar pukul 10:00 WIB.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Wali Nagari (setingkat Lurah) Barulak, Tanah Datar, Azizman ketika dihubungi dari Padang, Sabtu.
"Memang benar, korban adalah salah seorang pekerja kurban yang kena tendang oleh sapi lalu meninggal dunia," kata Azisman membenarkan.
Ia menyampaikan turut berduka cita atas peristiwa yang didalami oleh warganya Jafar Dt Pado Nan Kuniang itu.
Lokasi kejadian tepatnya di Mushalla Firdaus, Jorong Dalam Nagari, Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, dengan jumlah kurban sebanyak dua ekor sapi.
Pada saat itu korban yang berusia 80 tahun dan berjenis kelamin laki-laki menjadi salah satu pekerja penyembelihan terhadap hewan kurban.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun nahas, seekor sapi melawan dan meronta ketika sudah direbahkan untuk disembelih, akibatnya tali pengikat pada bagian kaki sapi terlepas.
Ketika ikatan tali terlepas, kaki sapi yang tengah meronta mengenai tubuh korban Jafar yang sedang berada di dekat hewan kurban.
"Korban tidak tidak sadarkan diri setelah kena tendang, ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak dapat terselamatkan," jelas Azisman.
Jafar merupakan warga Dalam Nagari, Barulak, Tanah Datar, Sumbar. Sehari-hari korban bekerja sebagai petani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Azisman menerangkan usai kejadian yang dialami oleh korban, proses penyembelihan hewan kurban di Mushalla Firdaus tetap dilanjutkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!