Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Merek Sabun Pencuci Piring Ajarkan Santri Kemandirian Melalui Program Memasak

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Merek Sabun Pencuci Piring Ajarkan Santri Kemandirian Melalui Program Memasak Doc: Dok. Wings Group Indonesia
Ket. Masak Besar Tengkleng Ayam Rica-rica di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor.

JAKARTA – Memasak bukan sekadar kegiatan domestik, tetapi merupakan keterampilan hidup yang harus dimiliki oleh setiap individu, termasuk anak-anak di pondok pesantren. Dengan keterampilan memasak, santri tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan gizi mereka sendiri tetapi juga membuka peluang usaha di masa depan.

Dengan bekal keterampilan memasak yang baik, mereka dapat menciptakan peluang kerja bagi diri sendiri dan orang lain. Selain itu, memasak juga melatih kemandirian, kreativitas, serta manajemen sumber daya yang baik, yang semuanya merupakan keterampilan berharga di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari.


Memahami pentingnya keterampilan memasak dan komitmen untuk mendukung edukasi kuliner di lingkungan pesantren, Ekonomi Pencuci Piring menginisiasi program Masak & Makan Bareng (Mabar) Spesial Ramadan di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor, Jawa Barat. Program ini berisi kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seputar pengolahan makanan, termasuk live cooking demo bersama Celebrity Chef, hingga lomba masak antar santri.

Acara ini menghadirkan Chef Steby Rafael sebagai narasumber ahli dan diikuti oleh ratusan santri, dengan harapan dapat menumbuhkan keterampilan memasak, kemandirian, dan semangat kebersamaan di lingkungan pesantren.


Senior Product Manager Ekonomi Pencuci Piring Girisa Hartiwi, mengatakan, pendidikan dan penyediaan makanan enak bergizi menjadi dua fokus utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan memberikan pengetahuan dan keterampilan, sementara makanan yang enak dan bergizi memastikan tumbuh kembang fisik maupun kognitif yang optimal.

Ia menerangkan, para santri perlu mendapatkan keterampilan dalam mengolah makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan bekal kemandirian mereka. Mulai dari bagaimana memilih bahan berkualitas, cara pengolahan, hingga memperhatikan kebersihan peralatan masak dan makan.

“Maka dari itu, bertepatan di bulan Ramadan ini, kami fokus berbagi ilmu kepada para santri dalam menyediakan makanan yang enak, higienis, terjangkau, dan tentunya bergizi,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (11/3).

Dalam acara Ekonomi Pencuci Piring Mabar Spesial Ramadan, Chef Steby Rafael, selaku pakar kuliner, mengajarkan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan para santri saat memasak.  

 Saat memasak katanya ada beberapa aspek krusial yang harus diperhatikan.

“Pertama, pemilihan bahan. Pastikan memilih bahan yang segar dan berkualitas. Buah serta sayur juga harus dicuci bersih dengan cairan pencuci piring yang telah teruji aman dan efektif untuk mengangkat sisa kotoran atau pestisida. Selain itu, kebersihan peralatan masak tidak boleh diabaikan,” ungkapnya.

“Pastikan semua peralatan bersih, bebas bau, dan terbebas dari kotoran sebelum digunakan. Gunakan Ekonomi Pencuci Piring untuk menghilangkan lemak serta sisa makanan dengan lebih efektif. Dan yang tak kalah penting, selalu jaga kebersihan dapur dengan mencuci semua peralatan masak dan makan setelah digunakan, perhatikan kebersihan tempat penyimpanan makanan dan personal hygiene,” jelas Chef Steby.


pada kesempatan itu ia juga mendemonstrasikan cara memasak tengkleng ayam rica-rica sambil membagikan tips memasak kepada ratusan santri. Sesi ini diharapkan bisa menjadi bekal keterampilan bagi para santri dan menjadi modal ilmu untuk membuka peluang di bidang kuliner.

Hidangan tengkleng ayam rica-rica dikenal sebagai pilihan makanan yang lezat, terjangkau, dan bernilai gizi. Tengkleng ayam kaya akan protein (sekitar 15–20 g per 100 g), mengandung lemak dalam jumlah sedang (10–15 g), serta merupakan sumber zat besi dan kalsium yang bermanfaat bagi kesehatan tulang dan sendi.

Selain itu, bumbu rica-rica yang digunakan seperti cabai, bawang, jahe, dan serai mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan metabolisme. Ditambah dengan sayuran seperti tomat dan kol yang kaya manfaat serta menambah kesegaran ketika menyantap hidangan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.