Menuju Kampung Durian Jering VIII Sidorejo, Wabub Sleman Danang Maharsa: Luar Biasa
📅 Minggu, 05 Mei 2024, 23:25 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Istimewa
SLEMAN - Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Danang Maharsa, tak bisa menyembunyikan kekagumannya dengan kreatifitas warga Padukuhan Jering VIII Sidorejo, Godean, Sleman yang sukses mengubah tanah kas desa yang awalnya penuh semak belukar menjadi lahan pohon durian.
"Ini sangat luar biasa. Saya teringat pesan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X yakni sangat dipersilakan memanfaatkan tanah-tanah kas untuk berbagai kegiatan pertanian secara umum. Pada tahap awal dapat pula dibantu dari Danais DIY," kata Danang saat menghadiri penanaman bibit pohon durian di Sidorejo, Minggu (5/5).
Pada Minggu (5.5) kemarin menjadi hari pertama tahap awal penanaman 100 bibit pohon durian.
Ketua panitia kegiatan yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyaraka Kalurahan (LPMKal) Unit Jering VIII, Heri Prihatmoko, dari 100 bibit pohon durian tersebut, mengatakan, varietas bibit durian yang ditanam pada tahap pertama ini antara lain ada bawor, montong, duri hitam, super tembaga dan musangking.
"Dari 100 nanti akan dilanjutkan tahap-tahap berikutnya sehingga jumlah total pohon durian di Kampung Durian Jering VIII minimal ada 150 pohon," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam waktu sekitar lima tahun ke depan, sebutnya, bibit pohon durian yang ditanam massal tersebut diperkirakan sudah banyak yang berbuah. Sehingga sangat diharapkan Kampung Durian Jering VIII dapat menjadi destinasi wisata.
Adapun luasan lahan yang disewa dari tanah kas desa Sidorejo, yaitu 1,5 hektar. Selain bibit pohon durian, juga pepaya California, bunga kenanga dan jambu kristal.
"Jarak tanam antara pohon durian yang satu dengan lainnya sekitar 10 meter, sehingga di sela-sela pohon durian, masih dapat kami tanami jenis-jenis tanaman lain," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dukuh Jering VIII, Agatha Feristan yang biasa juga disapa Rita menjelaskan, ia sangat bersyukur segenap warga setempat sangat mendukung keberadaan Kampung Durian Jering VIII.
Sehingga kelompok-kelompok di padukuhan setempat, misalnya kelompok tani/kelompok wanita tani (KWT), karang taruna, pengurus RT/RW, LPMKal Unit Jering VIII hingga tokoh-tokoh masyarakat ikut mendukung terwujudnya Kampung Durian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!