Mensos Akan Bangun Lebih Banyak Lumbung Sosial
📅 Jumat, 19 Apr 2024, 01:40 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, menyatakan pihaknya akan lebih banyak lagi membangun lumbung sosial. Pembangunan tersebut akan berlokasi di beberapa titik rawan bencana.
"Pembangunan lumbung sosial bertujuan agar logistik yang dibutuhkan lebih cepat sampai kepada warga terdampak," ujar Risma, dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (18/4).
Dia mengatakan, lokasi pembangunan lumbung sosial akan tersebar. Menurutnya, pembangunan lumbung sosial tidak harus di pusat pemerintahan seperti ibukota kabupaten. "Bisa di beberapa titik yang rawan bencana baik tingkat kecamatan atau desa, sehingga distribusi bisa cepat dilakukan," jelasnya.
Risma mencontohkan, ketika terjadi longsor di Toraja kehadiran lumbung sosial menjadi penting. Hal itu sebab kondisi jalan di Sulawesi Umumnya melintasi perbukitan dan jalannya relatif sempit.
Dia menambahkan, kondisi tersebut membutuhkan penanganan khusus. Menurutnya, ketika terjadi longsor, jalan yang tersedia tersebut tertimbun longsor sehingga distribusi bantuan tidak bisa dilakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak bisa buffer stok hanya tersedia di Pemda. Mengambil contoh kasus saat longsor di Luwu, akses jalan tertutup longsor sehingga bantuan dari Pemda tidak bisa disalurkan," katanya.
Risma mengungkapkan, saat pembangunan lumbung sosial di Papua, pihaknya bekerja sama dengan gereja dan masjid untuk menitipkan buffer stock. Menurutnya, gereja atau mesjid adalah potensi sumber paling dekat dengan komunitas sehingga masyarakat bisa langsung mengakses lumbung sosial saat terjadi bencana.
"Hingga saat ini Kemensos sudah membangun lebih dari 600 lumbung yang tersebar di daerah rawan bencana di seluruh Indonesia," ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!