Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keris Pusaka KK Panji Kencana di Yogya 25 November: Simbol Perjuangan Penetapan Hari Keris Nasional

📅 Rabu, 27 Nov 2024, 19:25 WIB | Oleh:
Keris Pusaka KK Panji Kencana di Yogya 25 November: Simbol Perjuangan Penetapan Hari Keris Nasional Doc: Dok. Istimewa
Ket. Keris Pusaka Kanjeng Kyai Panji Kencana

YOGYAKARTA – Forum Komunikasi Paguyuban Tosan Aji DIY (FKPTA-DIY) bersama Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (SENAPATI NUSANTARA) menggelar doa syukur memperingati 19 tahun pengakuan Keris sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia oleh UNESCO, Senin (25/11) malam di Sekretariat SENAPATI NUSANTARA, Yogyakarta.

Sekitar 50 pecinta keris hadir, termasuk tokoh perkerisan seperti Ki Nurjianto (Wasekjen SENAPATI NUSANTARA dan Ketua FKPTA-DIY), Ki Eko Supriyono, dan kolektor nasional seperti Salim A. Fillah. Acara ini menyoroti perjuangan yang belum usai untuk menetapkan 25 November sebagai Hari Keris Nasional.

“Kegiatan ini sebagai dukungan kami untuk Indonesia menjadi Kota Budaya Dunia, sekaligus perjuangan menetapkan 25 November sebagai Hari Keris Nasional,” ujar Ki Nurjianto, akrab disapa Gus Poleng.

Momen penting acara ini adalah kehadiran kembali Keris Pusaka Kanjeng Kyai Panji Kencana, dengan luk lima dan pamor Pancuran Mas, yang pernah menjadi ikon dalam proposal UNESCO. “Keris ini sangat layak menjadi ikon keris pilihan,” ungkap Ki Eko Supriyono.

Secara simbolis, keris ini diperlihatkan kepada tamu sebagai wujud syukur dan pengingat perjuangan. “Keris bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan. Kita harus bersatu membangun Budaya Keris Nusantara,” tegas Salim A. Fillah.

Acara tahunan ini juga menjadi ajang silaturahmi para pecinta keris. “Kami harap pemerintah, khususnya Menteri Kebudayaan, segera menetapkan 25 November sebagai Hari Keris Nasional,” pungkas Gus Poleng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.