Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Tiongkok Wang Yi Akan Kunjungi Australia

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Tiongkok Wang Yi Akan Kunjungi Australia Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Kamis (29/02/2024).

Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berencana untuk melakukan kunjungan kerja ke Australia sebagai wujud perbaikan hubungan bilateral kedua negara.

"Dengan upaya bersama Tiongkok dan Australia dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral kedua negara telah kembali ke jalur yang sehat dan stabil," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Kamis.

Australia, disebut telah mengajukan undangan kepada Menlu Tiongkok Wang Yi untuk melakukan kunjungan dua hari ke pada paruh kedua Maret 2024.

"Tiongkok menghargai perbaikan hubungannya dengan Australia dan siap bekerja sama dengan Australia untuk mewujudkan pemahaman bersama yang penting antara para pemimpin kedua negara, meningkatkan pertukaran di seluruh bidang dan berbagai level," tambah Mao Ning.

Tiongkok, kata Mao Ning, juga siap untuk memperkuat rasa saling percaya, mendorong kerja sama, menangani perbedaan dengan baik dan memajukan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Australia.

Namun Mao Ning tidak menjawab soal waktu resmi kunjungan maupun topik yang akan dibahas dalam kunjungan tersebut.

Wang Yi diperkirakan akan membahas sejumlah isu penting setelah hubungan bilateral Tiongkok-Australia memanas tahun lalu.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada November 2023 juga tercatat sebagai perdana menteri Australia pertama yang mengunjungi Tiongkok dalam 7 tahun.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia pun telah mendorong pencabutan sanksi terhadap anggur dan lobster Australia. Kedua barang tersebut telah dilarang untuk diimpor ke Tiongkok sejak tahun 2020. Selain lobster, wine juga terlarang untuk diimpor ke Tiongkok.

Sebagai imbalannya, Tiongkok disebut-sebut akan mendorong Australia untuk menandatangani Perjanjian Sains dan Teknologi yang baru.

Data Departemen Luar Negeri dan PerdaganganAustralia (DFAT) menunjukkan bahwa Tiongkok adalah mitra dagang dua arah terbesar bagi Australia, menyumbang 26 persen perdagangan barang dan jasa negara tersebut pada 2022 dan 2023.

Sedangkan Badan Kepabeanan Tiongkok mencatat total ekspor dan impor antara kedua negara sebesar 229,2 miliar dolar AS pada 2023, meningkat sebesar 4,1 persen dari tahun sebelumnya.

Batubara, jelai, kapas, daging sapi, dan produk susu Australia yang semuanya dilarang secara resmi secara bertahap kembali ke pasar Tiongkok sejak tahun lalu. Namun, anggur dan lobster tetap menjadi poin penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.