Menlu Tiongkok Wang Yi Akan Kunjungi Australia
📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berencana untuk melakukan kunjungan kerja ke Australia sebagai wujud perbaikan hubungan bilateral kedua negara.
"Dengan upaya bersama Tiongkok dan Australia dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral kedua negara telah kembali ke jalur yang sehat dan stabil," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Kamis.
Australia, disebut telah mengajukan undangan kepada Menlu Tiongkok Wang Yi untuk melakukan kunjungan dua hari ke pada paruh kedua Maret 2024.
"Tiongkok menghargai perbaikan hubungannya dengan Australia dan siap bekerja sama dengan Australia untuk mewujudkan pemahaman bersama yang penting antara para pemimpin kedua negara, meningkatkan pertukaran di seluruh bidang dan berbagai level," tambah Mao Ning.
Tiongkok, kata Mao Ning, juga siap untuk memperkuat rasa saling percaya, mendorong kerja sama, menangani perbedaan dengan baik dan memajukan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Australia.
Namun Mao Ning tidak menjawab soal waktu resmi kunjungan maupun topik yang akan dibahas dalam kunjungan tersebut.
Wang Yi diperkirakan akan membahas sejumlah isu penting setelah hubungan bilateral Tiongkok-Australia memanas tahun lalu.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada November 2023 juga tercatat sebagai perdana menteri Australia pertama yang mengunjungi Tiongkok dalam 7 tahun.
Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia pun telah mendorong pencabutan sanksi terhadap anggur dan lobster Australia. Kedua barang tersebut telah dilarang untuk diimpor ke Tiongkok sejak tahun 2020. Selain lobster, wine juga terlarang untuk diimpor ke Tiongkok.
Sebagai imbalannya, Tiongkok disebut-sebut akan mendorong Australia untuk menandatangani Perjanjian Sains dan Teknologi yang baru.
Data Departemen Luar Negeri dan PerdaganganAustralia (DFAT) menunjukkan bahwa Tiongkok adalah mitra dagang dua arah terbesar bagi Australia, menyumbang 26 persen perdagangan barang dan jasa negara tersebut pada 2022 dan 2023.
Sedangkan Badan Kepabeanan Tiongkok mencatat total ekspor dan impor antara kedua negara sebesar 229,2 miliar dolar AS pada 2023, meningkat sebesar 4,1 persen dari tahun sebelumnya.
Batubara, jelai, kapas, daging sapi, dan produk susu Australia yang semuanya dilarang secara resmi secara bertahap kembali ke pasar Tiongkok sejak tahun lalu. Namun, anggur dan lobster tetap menjadi poin penting.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!