Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkomdigi Menilai Ojol Layak Dapat THR karena Kontribusi ke Masyarakat

📅 Senin, 10 Mar 2025, 20:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkomdigi Menilai Ojol Layak Dapat THR karena Kontribusi ke Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Menkomdigi Meutya Hafid saat ditemui awak media untuk dimintai pernyataan terkait pemberian THR pada pengemudi ojek online di Jakarta, Senin (10/3/2025).

JAKARTA– Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai bahwa para pengemudi ojek online (ojol) layak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) karena banyak berkontribusi membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti layanan jasa antar, beli makanan, hingga paket.

"Tadi sesuai arahan Presiden bahwa ini pertama kalinya ya ada semacam bonus hari raya yang akan diberikan oleh platform-platform ojek online kepada mitra yang dianggap oleh presiden bahwa mereka memiliki jasa dan peran yang besar dalam bermasyarakat sebagai kurir yang banyak membantu masyarakat," kata Meutya dalam konferensi pers bersama ojol di Jakarta, Senin (10/3).

Menanggapi instruksi Presiden pada swasta untuk memberikan THR pada ojol, Meutya mengatakan Presiden Prabowo Subianto benar-benar menaruh perhatian lebih pada nasib pengemudi ojek online.

Perhatian tersebut juga menerima respons yang positif dari pemilik platform digital yang berkaitan dengan transportasi online.

"InsyaAllah mudah-mudahan tahun ini pertama kalinya akan mendapat bonus hari raya," katanya.

Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Patrick Sugito Walujo menambahkan siang hari tadi telah dipanggil Presiden untuk membicarakan akumulasi jumlah THR yang akan diberikan pada para driver bersama dengan Menteri Ketenagakerjaan.

Patrick mengapresiasi para mitra yang menjadi pengemudi ojek online karena sudah totalitas dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya bakal memberikan penghargaan pada para pengemudi yang dibagi dalam dua kategori, yakni kategori bagi mitra yang aktif dalam bekerja keras dan mitra yang berprestasi.

"Ini permintaan pemerintah untuk memberikan perhatian khusus pada yang berprestasi," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau perusahaan transportasi berbasis aplikasi memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada mitra pengemudinya dalam bentuk uang tunai pada Idul Fitri 2025.

Presiden mengatakan para pengemudi dan kurir daring atau online memberikan kontribusi penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.

"Pada tahun ini, pemerintah menaruh perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online yang telah memberi kontribusi penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia. Untuk itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada kurir dan pengemudi online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja," kata Presiden Prabowo saat jumpa pers di Istana Merdeka.

Presiden turut menekankan untuk besaran dan mekanisme pemberian bonus hari raya akan dirundingkan dan disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran (SE).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.