Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PMK Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan ke Yahukimo, Papua Pegunungan Berjalan Lancar

📅 Senin, 30 Okt 2023, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko PMK Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan ke Yahukimo, Papua Pegunungan Berjalan Lancar Doc: antarafoto
Ket. Penyaluran bantuan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy memastikan penyaluran bantuan pangan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah berjalan lancar dan tanpa masalah.

"Sejauh ini tidak ada hambatan, sangat baik. Bukan hanya saat ini saja, tetapi waktu terjadi kurang pangan di Agandugume, Lambewi, dan Konawe juga lancar-lancar saja," kata Muhadjir saat ditemui usai acara perbincangan "Suara Pemuda Menentukan Nasib Bangsa" di Jakarta, Senin (30/10).

Muhadjir mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan peninjauan ke Yahukimo untuk memastikan langsung distribusi bantuan ke daerah tersebut.

Kementerian teknis di bawah Kemenko PMK, seperti Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, juga sudah mulai menyalurkan bantuan ke daerah tersebut.

Namun demikian, hingga kini, Muhadjir belum bisa memastikan berapa jumlah kematian warga terdampak bencana kelaparan di Yahukimo.

"Jadi, kami akan lihat apakah itu kematian biasa, karena kelaparan, atau karena yang lain; tetapi, orang meninggal setiap hari selalu terjadi. Jadi, kami belum bisa mengkategorikan berapa yang mati disebabkan kelaparan," jelas Muhadjir.

Untuk mengatasi permasalahan pangan di wilayah Papua, Muhadjir mengatakan Pemerintah sedang membangun gudang pangan di beberapa lokasi, mulai dari Distrik Sinak dan Agandugume.

"Di Agandugume nanti (ada) tempat pergudangan kecil, sementara di Sinak akan ada pergudangan besar yang akan dijadikan pusat pendistribusian pangan untuk beberapa daerah lain," ujarnya.

Sebelumnya, dikabarkan sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat kelaparan di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Bencana kelaparan itu terjadi diduga akibat gagal panen karena terdampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.