Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PMK Nilai CKG untuk Pelajar Mulai 4 Agustus Nanti Jadi Program Fundamental dalam Membangun SDM Unggul

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 13:07 WIB | Oleh:
Menko PMK Nilai CKG untuk Pelajar Mulai 4 Agustus Nanti Jadi Program Fundamental dalam Membangun SDM Unggul Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menilai bahwa program CKG untuk pelajar, yang akan dimulai pada 4 Agustus, merupakan upaya paling penting dalam membangun fondasi bangsa, yakni sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Ini (CKG) adalah program yang paling fundamental dari SDM unggul, karena kalau tanpa didukung oleh kesehatan yang prima, baik itu kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kesehatan moral, maka kompetensi tidak bisa maksimal," kata Pratikno, di Jakarta, Kamis (31/7).

Menurutnya, program ini melengkapi upaya-upaya selaras lainnya, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi sekolah, hingga digitalisasi pembelajaran. Dengan CKG, katanya, risiko kesehatan dapat segera diketahui dan diobati, dan langkah-langkah menjaga kesehatan dapat dilakukan.

Namun demikian, katanya, dia juga mengingatkan bagi guru dan orang tua untuk turut memperbaiki lingkungan agar dapat mendukung gaya hidup sehat bagi anak.

“Apakah itu termasuk diantaranya kualitas sanitasi, kualitas air bersih, kebersihan di sekolah, kebersihan di kantin sekolah, juga bagaimana mengedukasi anak-anak untuk makan dan minum yang baik, jajan yang baik bagi kesehatan mereka, berolahraga secara baik, tetap bergembira,” katanya.

Selain itu, dia juga menyebutkan pentingnya mengawasi pemanfaatan teknologi digital oleh anak. Di satu sisi, pemanfaatan teknologi digital harus didukung guna peningkatan kompetensi, namun di sisi lain harus diawasi agar tidak berdampak negatif.

“Karena teknologi digital ini bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan mental, tetapi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik, karena kemudian malas bergerak,” ujarnya.

Dia pun mengapresiasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, serta para guru, orang tua, tenaga kesehatan dan tenaga medis yang telah bekerja keras menyukseskan program itu.

“Pemeriksaan adalah hanya pintu masuk awal saja, yang paling utama adalah bagaimana menjaga kualitas kesehatan anak-anak kita baik itu kesehatan fisik, kesehatan mental, maupun kesehatan moral mereka sehingga mereka bisa mengembangkan potensinya secara maksimal,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.