Menanti Data Inflasi Agustus
📅 Senin, 02 Sep 2024, 09:02 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat awal pekan ini, meskipun bersifat terbatas. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sentimen internal dan eksternal.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat peegerakan IHSG awal pekan ini bakal dipengaruhi respons pasar terhadap rilis inflasi nasional untuk Agustus 2024 dan data manufaktur Tiongkok. Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (2/9), bergerak menguat dengan kecenderungan terbatas dengan area support 7598 dan resistance 7715.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/8) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 43,12 poin atau 0,57 persen ke posisi 7.670,72, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,35 poin atau 0,25 persen ke posisi 944,48.
"IHSG terus mencetak rekor sepanjang Agustus 2024. Kami melihat ditopang oleh kondisi perekonomian yang stabil dan kinerja emiten yang berangsur terus membaik," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas Indonesia dalam kajiannya, di Jakarta.
Pelaku pasar masih berfokus terhadap sentimen data global dengan banyak data ekonomi penting dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa, termasuk inflasi produsen di AS, inflasi di Euro Area dan tingkat pengangguran di Jerman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data-data tersebut mengisi kekosongan sentimen domestik yang cenderung minim data pada akhir pekan ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!