Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabup Lombok Tengah Peringatkan Pedagang: Jangan Mainkan Harga Sembako Jelang Lebaran

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wabup Lombok Tengah Peringatkan Pedagang: Jangan Mainkan Harga Sembako Jelang Lebaran Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi.
Ket. Wakil Bupati Lombok Tengah Provinsi NTB HM Nursiah (Topi kuning) saat sidak harga sembako di pasar Kopang di Lombok Tengah, Sabtu (14/3/2026).

LOMBOK TENGAH – Imbauan kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga sembako secara berlebihan menjelang Lebaran menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pasar.

Pada periode ini, permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok biasanya meningkat tajam, sehingga berpotensi memicu lonjakan harga jika tidak diimbangi dengan pengendalian dari pelaku usaha dan pengawasan pemerintah.

Dengan adanya kesadaran pedagang untuk tetap menjaga harga yang wajar, tekanan inflasi dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Langkah ini juga membantu menciptakan kondisi pasar yang lebih stabil, sehingga momentum Lebaran tidak justru menjadi beban ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) HM Nursiah mengingatkan pedagang untuk tidak terlalu tinggi menaikan harga sembako atau kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kami berharap kepada para pedagang tidak menaikkan harga yang terlalu tinggi pada momentum lebaran tahun ini, karena hal itu berpengaruh terhadap inflasi," kata HM Nursiah saat sidak harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Lombok Tengah, Sabtu (15/3).

Ia mengatakan pihaknya turun langsung ke pasar tradisional Jelojok untuk memastikan harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali serta stok bahan pokok aman menjelang lebaran 2026.

Dalam pemantauan tersebut, Wabup Nursiah berkeliling meninjau sejumlah lapak pedagang sembako, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga sayur-mayur.

Ia juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi harga di pasar tradisional tersebut.

Dari hasil pantauan sementara, sebagian harga bahan pokok diketahui mulai mengalami peningkatan. Namun demikian, kenaikannya masih dalam batas wajar dan belum terlalu signifikan.

“Kami turun langsung untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Lebaran. Memang ada beberapa komoditas yang mulai naik, tapi masih dalam batas normal,” katanya.

Ia mengatakan untuk harga kebutuhan pokok seperti beras masih diangkat Rp13-Rp15 ribu per kilogram, daging sapi Rp130 ribu per kilogram, cabai Rp120 ribuper kilogram, daging ayam Rp50 ribu per kilogram.

"Ada kenaikan sedikit dari harga sebelumnya seperti daging ayam sebelumnya Rp45 ribu per kilogram. Daging sapi Rp125 ribu per kilogram," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan yang dapat memberatkan masyarakat. Terlebih, momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.