Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menaklukkan Lembu untuk Penarik Gerobak

📅 Selasa, 05 Des 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Menaklukkan Lembu  untuk Penarik Gerobak Doc: Wikimedia

Membuat roda diperlukan peralatan yang canggih pada zamannya. Penggunaan alat dari batu kemungkinan sulit dilakukan sehingga penemuan benda ini kemungkinan terjadi pada zaman logam.

Beberapa pakar, termasuk David Anthony, seorang antropolog dan penulis The Horse, the Wheel, and Language mengatakan bahwa ia percaya bahwa bukanlah suatu kebetulan bahwa para ahli metalurgi pertama kali membuat perkakas tembaga hanya beberapa generasi sebelum gerobak pertama.

Mereka percaya bahwa keahlian tepat yang diperlukan untuk membuat roda dan poros yang berfungsi mungkin tidak mungkin dilakukan dengan perkakas batu. Jika terlalu ketat, maka gerobak menjadi tidak efisien, dan jika terlalu longgar maka roda akan bergoyang dan pecah.

Gerobak itu, seperti dicatat Anthony, tidak mungkin disusun secara bertahap hingga kemudian saat ukuran rodanya menjadi sangat besar, maka gerobak kemungkinan besar ditarik oleh lembu.

Penggunaan ternak untuk menarik gerobak beroda bermula dari auroch (nenek moyang sapi modern) liar sebelum masyarakat Natufian di Turki menjinakkannya sekitar 10.000 tahun yang lalu. Pada mulanya suku Natufian memanfaatkan mereka secara eksklusif untuk diambil daging dan susunya.

Namun pada awal milenium keempat SM, budaya Maykop yang tinggal di tempat yang sekarang disebut Ukraina mulai mengebiri pejantan dan menggunakannya sebagai hewan pekerja. Proses mengubah ternak menjadi lembu dan memotongnya menjadi kuk (dua buah benda yang diikat di hewan penarik) bukanlah hal yang menyenangkan.

"Hal ini mewakili tingkat domestikasi yang benar-benar baru," tulis arkeolog Sabine Reinhold.

Ini terbukti saat suku Maykop mengubur penduduknya dengan ternak dengan cincin di hidung. Beberapa arkeolog berspekulasi bahwa hal itu dilakukan sebagai perayaan atas penguasaan mereka atas hewan tersebut.

lalu suku Yamnayan turun dari padang rumput tinggi ke Eropa dan Asia timur, membawa kereta, budaya, dan bahasa mereka. Bukti DNA terbaru mendukung kesimpulan tersebut dimana ada indikasi budaya Yamnaya berpindah dari stepa dan membanjiri budaya ke arah selatan dan barat. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.