Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membelah Sungai Musi, Detik-detik Ambulans Apung Polda Sumsel Selamatkan Nyawa Nelayan Banyuasin

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 19:42 WIB | Oleh:
Membelah Sungai Musi, Detik-detik Ambulans Apung Polda Sumsel Selamatkan Nyawa Nelayan Banyuasin Doc: ANTARA/HO/Polda Sumsel
Ket. Ditpolairud Polda Sumsel saat mengevakuasi seorang nelayan Mustofa (44), warga Desa Upang Induk, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, pada Sabtu (4/4).

PALEMBANG - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan melakukan aksi evakuasi medis darurat terhadap seorang nelayan asal Desa Upang Induk, Kabupaten Banyuasin, yang mengalami sakit perut hebat, Sabtu (4/4).

Mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau transportasi darat, petugas mengerahkan unit ambulans apung untuk membelah arus Sungai Musi demi membawa pasien ke rumah sakit rujukan di Kota Palembang.

"Evakuasi dilakukan menggunakan ambulans apung karena kondisi korban tidak memungkinkan ditangani di fasilitas kesehatan setempat," kata Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sony Heru Agung Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Minggu.

Peristiwa bermula dari laporan darurat tenaga kesehatan desa sekitar pukul 12.00 WIB. Bidan setempat melaporkan pasien membutuhkan penanganan medis intensif di rumah sakit rujukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Ditpolairud segera menuju lokasi, mengevakuasi pasien menggunakan tandu, kemudian membawanya ke speedboat ambulans apung yang dilengkapi fasilitas medis.

Tim selanjutnya menempuh jalur Sungai Musi menuju Kota Palembang. Proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan lancar hingga pasien tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Personel kami selalu siaga. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Sony.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan ambulans apung merupakan bentuk pelayanan humanis Polri bagi masyarakat pesisir.

“Ambulans apung menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau. Ini bukti kehadiran Polri untuk melayani masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan Polda Sumsel akan terus mengembangkan layanan berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk melalui program lanjutan seperti klinik terapung.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:00 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:00 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:00 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.