Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masalah Baru Mengancam! Pentingnya Keberadaan Forum Pembauran Nusantara Bagi IKN?

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 18:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masalah Baru Mengancam! Pentingnya Keberadaan Forum Pembauran Nusantara Bagi IKN? Doc: istimewa
Ket. Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sarkowi V Zahry.

Samarinda - Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sarkowi V Zahry mengagas pembentukan Forum Pembauran Nusantara sebagai mediator dan mempermudah komunikasi antara badan otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan masyarakat lokal.

"Salah satu persoalan serius IKN adalah interaksi sosial, artinya satu sisi ada masyarakat lokal, namun tidak menutup kemungkinan sebuah kenyataan bahwa IKN akan banyak diserbu oleh warga pendatang, sehingga perlu dibentuk Forum Pembauran Nusantara sebagai mediator menjembatani perihal tersebut," ujar Sarkowi di Samarinda, Minggu (12/2).

Forum Pembauran Nusantara tersebut amat penting dalam proses pembangunan IKN, sehingga proses terjadinya interaksi memungkinkan lebih baik untuk menghindari persaingan yang tidak sehat, kesenjangan, serta gejolak konflik antarpendatang dengan masyarakat lokal.

Menurut dia, perlu adanya Forum Pembauran Nusantara, menjadi media silaturahmi yang baik bagi pendatang maupun lokal, berperan sebagai mediator membahas persoalan yang ada di IKN.

Badan otorita nantinya bisa berkoordinasi dan berkomunikasi dengan forum tersebut, sehingga ketika ada persoalan, sudah diantisipasi lebih awal dan mendukung masyarakat lokal dan pendatang yang lebih membaur.

"Coba kita lihat sekarang, belum apa-apa masyarakat lokal sudah menuntut penolakan terhadap tenaga kerja luar daerah yang akan masuk sebagai pekerja proyek pembangunan IKN, yang seperti ini perlu dilakukan afirmasi, bukan berarti harus menolak pendatang, namun bagaimana caranya agar warga lokal lebih dirangkul tentunya dengan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni," ujar Sarkowi.

Dia juga menuturkan, permasalahan yang paling signifikan atas pembangunan IKN tidak lain adalah masyarakat lokal khawatir tidak mendapatkan perhatian selayaknya, takut mengalami kondisi yang tidak lebih baik dari sekarang.

Ia menambahkan hal seperti itu yang harus dipahami pemerintah, dalam artian tenaga kerja luar banyak yang direkrut, sementara pekerja lokal tidak begitu diperhatikan, sehingga jika saat ini kompetensi kurang sesuai kualifikasi bisa dilatih untuk peningkatan kompetensi.

"Perihal tersebut perlu dijadikan perhatian khusus, sehingga IKN itu bisa berkembang pesat berkesinambungan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat lokal, karena merasa perlu mendapatkan manfaat dengan keberadaan IKN," ucapnya.

Selain itu, kesiapan lain dari Kaltim adalah kedaulatan pangan, yang sampai saat ini masih jadi Pekerjaan Rumah (PR), tapi kalau secara program pemerintah sudah berusaha melalui dinas terkait untuk mengupayakan swasembada pangan, baik itu berupa beras, maupun daging.

"Kalau dilihat dari keadaan sekarang, ketersediaan pangan dari lokal masih belum tercukupi, sehingga kita masih mengambil pasokan pangan dari luar daerah, maka ke depan perlu adanya pemetaan untuk penguatan sektor pertanian agar lebih gencar lagi," tutur Sarkowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.