Marcos Santos Murka, Pemain Arema FC Dianggap Terlalu Santai hingga Dihajar Persik 3-2
📅 Minggu, 03 Mei 2026, 19:20 WIB | Oleh: AlfredGRESIK - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, melontarkan kritik tajam terhadap performa anak asuhnya menyusul kekalahan tipis 2-3 dari Persik Kediri pada pekan ke-31 Liga Super 2025/2026.
Dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5), juru taktik asal Brasil tersebut mengungkapkan bahwa minimnya intensitas dan determinasi pada babak pertama menjadi faktor utama kegagalan timnya mencuri poin. Ketegangan sempat memuncak di ruang ganti saat jeda pertandingan, di mana Santos mengaku harus memberikan teguran keras guna memicu reaksi para pemain yang dinilai tampil terlalu santai karena merasa sudah aman dari ancaman degradasi.
“Pada jeda pertandingan saya harus menegur para pemain agar bereaksi. Jika tidak, kami bisa menanggung malu lagi,” kata Marcos dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Minggu.
Ia menjelaskan, teguran keras saat turun minum menjadi titik balik yang membuat Arema tampil lebih agresif setelah jeda.
Menurut dia, perubahan sikap para pemain pada babak kedua membuat timnya mencetak dua gol balasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemain pada babak pertama belum siap. Setelah jeda mereka mencoba bereaksi dan kembali masuk ke dalam permainan,” ucapnya.
Ia menegaskan Arema FC tetap menargetkan hasil maksimal pada sisa pertandingan musim ini meski sudah aman dari ancaman degradasi.
Menurut dia, situasi tersebut membuat sebagian pemain terlalu santai dalam beberapa laga terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami harus terus mencari poin untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus melihat pemain untuk musim depan,” tuturnya.
Pemain Arema Walisson Maia mengakui timnya tampil jauh di bawah standar pada babak pertama.
Ia menilai tiga gol yang dicetak Persik seharusnya dapat dihindari apabila seluruh pemain lebih fokus sejak menit awal.
“Babak pertama kami sangat jauh dari apa yang mampu kami lakukan,” katanya.
Bek asal Brasil itu mengatakan teguran pelatih saat jeda pertandingan membangkitkan semangat para pemain untuk memperbaiki permainan.
“Kami mencoba membalikkan keadaan dan punya peluang menyamakan skor. Sekarang kami harus evaluasi dan fokus ke laga berikutnya,” tutup Walisson.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!