Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lokasi Padel Bikin Resah, Pembangunannya Harus Mengajukan Izin

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Lokasi Padel Bikin Resah, Pembangunannya Harus Mengajukan Izin Doc: ist
Ket. padel

JAKARTA – Beberapa waktu belakangan muncul olahraga Padel. Kemudian warga yang banyak uang mengikutinya dengan membangun lapangan Padel. Namun, ternyata kini keberadaan lapangan Padel mulai dikeluhkan warga karena para pemain mengganggu warga sekitar lapangan.

Warga di kawasan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan melaporkan kebisingan sebagai dampak dari pembangunan lapangan padel ke pihak terkait sejak November 2025. "Pembangunan mulai Oktober. Kami melapor di JAKI pada bulan November satu kali dan Desember juga sekali," kata warga bernama, Idham, kepada wartawan di kediamannya di Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta, Kamis.

Idham menyatakan pembangunan lapangan padel sebelumnya tak ada sosialisasi kepada warga. Terlebih, pada bulan Januari bangunan sudah mulai ramai digunakan. Dia mengeluhkan suara bising melebihi 70 desibel (dB) hingga bola padel yang juga masuk ke dalam rumahnya.

"Karena itu, pada bulan Januari, kita lebih intens lagi untuk melaporkan, baik melalui JAKI maupun aksi cepat respons Jakarta," ucapnya. Usai melapor, dia mendapatkan respons dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan Jakarta Selatan, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan, serta an Suku Dinas Olahraga Jakarta Selatan.

Namun, disayangkan, mereka hanya minta keterangan kepada pengelola bukan sang pelapor. Hingga akhirnya, Idham melaporkan melalui 110 dan pada tanggal 31 Januari dilakukan mediasi pertama antara pelapor dan pengelola dengan kepolisian sebagai mediator, namun tidak mencapai mufakat.

"Jadi, tidak ada kesepakatan antara kami berdua. Sebab dari pihak padel, menolak untuk memasang peredam suara,” ujar Idham. Sebab menurut mereka, lapangan sudah standar internasional dan memenuhi aturan atau syarat dalam mendirikan lapangan Padel.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan tuntutan agar pengelola memasang peredam suara ataupun memberhentikan operasional.

Lurah Memediasi

Perkembangan terakhir Kelurahan Gandaria Selatan memediasikan antara pemilik bangunan padel dan warga terkait kebisingan di kawasan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan sejak November 2025.

"Mediasi berjalan dengan baik. Kedua belah pihak menyampaikan aspirasinya dari masing-masing dan juga yang saya sangat gembira, akhirnya mereka saling memaafkan," kata Lurah Gandaria Selatan, Ikhsan Kamil, kepada wartawan usai mediasi di Kantor Kelurahan Gandaria Selatan, Jakarta, Kamis.

Ikhsan mengatakan hasil dari mediasi, pengelola akan memasang peredam suara (soundproofing) dan pelaksanaan perubahan jam operasional bangunan lapangan padel. Dia mengakui, juga minta pemilik bangunan padel untuk melakukan tes desibel sebelum pemasangan peredam suara.

Kemudian, nantinya bangunan lapangan padel tersebut akan dibuka mulai jam 14.00 hingga 19.00 WIB. Terkait perizinan, lanjutnya, awalnya usaha untuk dibangun parkir dan kafe. Hingga akhirnya ada usaha tambahan berupa lapangan padel dengan didaftarkan melalui sistem perizinan berbasis daring yang terintegrasi (online single submission/OSS).

"Tadi kami tanyakan nomor induk berusaha (NIB)-nya, ada. Namun, untuk persetujuan bangunan gedung (PBG) sudah selesai sidang, tapi untuk nomornya belum keluar," ucapnya. Adapun adanya aturan jarak antara bangunan dan rumah, kelurahan tak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena hal itu kewenangan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.