Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manajemen Persela Terima Keputusan Komite Banding PSSI

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 23:03 WIB | Oleh:
Manajemen Persela Terima Keputusan Komite Banding PSSI Doc: Antara

Lamongan - Manajemen Persela Lamongan menyatakan menerima keputusan Komite Banding Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menolak pengajuan permohonan keringanan terkait hukuman Komite Disiplin (Komdis) akibat kericuhan yang terjadi saat melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Jawa Timur, Selasa (18/2).

1741535423_cf3c0ec2c77d8d038679.jpg

Manajer Persela Fariz Julinar Maurisal saat dikonfirmasi di Lamongan, Jawa Timur, Minggu, mengatakan bahwa keputusan Komite Banding PSSI tersebut menjadi bagian dari pembelajaran internal klub dalam upaya membangun sepak bola yang lebih baik.

"Ini pembelajaran untuk kami semua bersama. Saya tahu semua cinta Persela, begitu pun saya, Namun apapun hasil keputusan dari PSSI harus kami terima," ujarnya.

Selain itu, Ia menyadari bahwa keputusan tersebut merupakan upaya dari federasi untuk melakukan perbaikan atau transformasi sepak bola di Indonesia.

"Kami sadar keputusan federasi ini demi kemajuan sepak bola di Indonesia," katanya.

Dia menambahkan jika saat ini pihak Manajemen Persela Lamongan tengah mengevaluasi dan melakukan langkah-langkah yang akan diambil untuk ke depan untuk memastikan perbaikan dan pengelolaan pertandingan termasuk para suporter atau pendukung.

Dalam dokumen resmi yang dirilis PSSI, Komite Banding menyatakan bahwa keputusan yang diambil telah mempertimbangkan sejumlah faktor yang memberatkan.

Salah satunya adalah dampak negatif dari kerusuhan yang terjadi pada citra sepak bola nasional, serta kegagalan panitia dalam mengelola suporter.

Kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Persela Lamongan lawan Persijap Jepara itu tidak hanya mencoreng wajah persepakbolaan nasional, tetapi juga menunjukkan kurang optimalnya pembinaan suporter oleh tim.

Selain itu, hal yang memberatkan lainya adalah sebelumnya Panpel Persela juga pernah dijatuhi sanksi atas pelanggaran serupa berdasarkan Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor 032/L2/SK/KD-PSSI/X/2024 pada 10 Oktober 2024.

Dengan mempertimbangkan bukti dan fakta yang ada, Komite Banding PSSI akhirnya memutuskan dua poin utama dalam suratnya, yakni menolak permohonan banding yang diajukan Panitia Pelaksana Persela Lamongan secara keseluruhan.

Kedua, menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor 188/L2/SK/KD-PSSI/I/2025 yang diterbitkan pada 21 Februari 2025, dengan perbaikan pada kualifikasi pelanggaran disiplin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.