Malaysia Gelar Pemilu, Dianggap Sebagai Referendum Pemerintahan Anwar
📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 14:00 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ST/ARIFFIN JAMAR
KUALA LUMPUR - Warga Malaysia berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara pada Sabtu (12/8) untuk memilih enam pemerintah negara bagian, setelah kampanye yang sengit dua minggu ini.
Hampir 9,7 juta pemilih berhak memilih 245 kursi majelis negara bagian yang diperebutkan di Selangor, Penang, Negeri Sembilan, Kedah, Kelantan, dan Terengganu.Pemungutan suara dibuka pada pukul 08.00 dan ditutup pada pukul 18.00.
The Straits Times melaporkan, sejumlah lembaga penelitian memperkirakan status quo akan tetap ada setelah pemungutan suara ditutup. Koalisi Pakatan Harapan (PH) Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan sekutunya Barisan Nasional (BN) akan mempertahankan kendali atas Selangor, Penang, dan Negeri Sembilan.
Sementara aliansi oposisi federal Perikatan Nasional (PN) tetap menjadi pemerintah negara bagian di Kedah, Kelantan, dan Terengganu.
Anwar Ibrahim tiba di TPS di Sekolah Kebangsaan Seri Penanti di Permatang Pauh sekitar pukul 09.30 untuk mencoblos, didampingi istrinya Wan Azizah Wan Ismail.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hari ini adalah Hari Pemungutan Suara dan saya mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal untuk memenuhi tanggung jawab mereka untuk memilih," katanya."Ini hanya pemilihan negara bagian... Pemerintah federal berfungsi seperti biasa."
Pemungutan suara yang melibatkan hampir separuh pemilih Malaysia adalah untuk memilih pemerintah untuk enam dari 13 negara bagian, juga secara luas dipandang sebagai referendum terhadap pemerintahan Anwar.
Pemerintah persatuan Anwar mencakup partai-partai yang mengendalikan Sabah dan Sarawak, dan juga termasuk BN yang dipimpin Umno, yang berusaha untuk bangkit kembali dari kinerja terburuknya setelah memenangkan 30 dari 222 kursi di badan legislatif federal pada pemilihan umum November lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintahan Anwar tidak berguna dalam mengatasi masalah rakyat.Dia tidak mengeluarkan satu sen pun untuk membantu orang sejak fase endemik Covid-19," kata presiden Bersatu Muhyiddin kepada ribuan orang di rapat umum di Selangor pada Jumat malam.
Analis mengatakan faktor-faktor yang dapat mengarahkan hasil pemilu termasuk transferabilitas pemilih, atau kemauan pendukung akar rumput PH dan BN untuk beralih kesetiaan mereka untuk memilih mantan saingan, setelah puluhan tahun permusuhan sengit di antara mereka.
Pengamat juga akan memantau tingkat dukungan Melayu-Muslim untuk PH-BN, dengan analisis ruang perang di seluruh daftar kepemimpinan presiden Umno yang tercemar korupsi dan Wakil Perdana Menteri Zahid Hamidi sebagai tanggung jawab aliansi yang berkuasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!