Makassar Akselerasi Urban Farming, Strategi Tekan Sampah Sekaligus Perkuat Pangan
📅 Minggu, 12 Apr 2026, 16:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) setempat untuk mengakselerasi program strategis berbasis urban farming di setiap kelurahan guna menekan sampah kota.
Munafri Arifuddin di Makassar, Minggu (12/4), menegaskan, program urban farming ini tidak sekadar mendorong masyarakat memanfaatkan lahan sempit menjadi produktif, tetapi juga dirancang terintegrasi dengan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.
"Kita perlu maksimalkan program urban farming di semua wilayah. Keterlibatan aktif kelompok masyarakat termasuk organisasi kemahasiswaan sangat diharapkan," ujarnya.
Melalui pendekatan ini, kata dia, sampah organik diolah menjadi kompos yang kemudian dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pertanian perkotaan.
Dengan konsep tersebut, pemerintah tidak hanya menargetkan peningkatan ketersediaan pangan skala rumah tangga, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
"Urban farming diharapkan menjadi solusi ganda, mengurangi volume sampah sekaligus memperkuat kemandirian pangan warga di tengah dinamika perkotaan," katanya.
Dia mendorong kemandirian pangan berbasis masyarakat seperti pemanfaatan lahan sempit dengan konsep pertanian perkotaan
"Hal ini adalah salah satu upaya untuk berkontribusi dalam kemandirian pangan. Kita bisa memanfaatkan keterbatasan lahan dengan pengetahuan serta ketelatenan," lanjutnya.
Munafri mengatakan program urban farming yang telah dijalankan di Kota Makassar cukup sukses. Bahkan, beberapa wilayah di Kota Makassar sudah bisa menciptakan ekosistem pemenuhan gizi dan ekonomi lokal.
Ia juga mengimbau DP2 dan pihak Kecamatan untuk membangun kemitraan dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), guna memperkuat pengembangan program berbasis masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!