Madiun Gercep Bangun SPPG untuk Gugah Ekonomi dan Gizi Warga
📅 Senin, 15 Sep 2025, 13:01 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MADIUN – Sebagai upaya untuk memperluas akses gizi seimbang agar terwujud generasi sehat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG),pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mempercepat pembangunan 16 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kehadiran SPPG juga akan menggugah ekonomi lokal.
"Sampai hari ini sudah ada lima titik dapur atau SPPG yang telah dioperasikan. Untuk Kota Madiun, program MBG menyasar sekitar 51 ribu siswa dengan 16 dapur, tiap dapur melayani tiga ribuan siswa," ujar Wali Kota Madiun Maidi saat meresmikan titik SPPG ke-5 di Jalan Ciliwung, Kota Madiun, Senin.
Menurut dia, percepatan pembangunan SPPG tersebut sebagai upaya untuk memperluas akses gizi seimbang, khususnya bagi siswa sekolah, ibu hamil, dan balita non-PAUD. Adapun, bangunan yang digunakan untuk dapur sehat tersebut merupakan gedung aset milik Pemkot Madiun.
"Nantinya akan segera menyusul titik-titik SPPG lain guna kelancaran program MBG di Kota Madiun," kata dia. Pihaknya menargetkan sebanyak 16 dapur SPPG tersebut akan selesai dibangun dan siap beroperasi pada akhir bulan Oktober 2025.
Ia menjelaskan percepatan pembangunan SPPG tersebut guna menindaklanjuti instruksi yang ditekankan oleh Badan Gizi Nasional bahwa keberhasilan program MBG tergantung pada tiga faktor utama, yaitu infrastruktur, anggaran, dan sumber daya manusia (SDM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari ketiganya, infrastruktur di antaranya penyediaan dapur, menjadi pekerjaan rumah utama yang kini sedang dikejar penyelesaiannya dengan melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemda hingga lembaga Polri. "Pada kesempatan ini saya juga berterima kasih kepada Polri, dalam hal ini Polres Madiun Kota, yang juga andil dalam penyediaan SPPG di Kota Madiun untuk MBG," katanya.
Maidi memastikan Pemkot Madiun siap bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dan mitra lainnya dalam pemenuhan SPPG secara bertahap guna mendukung kelancaran program MBG di Kota Madiun.
Di sisi lain Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Madiun membentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sebagai upaya memperkuat strategi pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pertumbuhan ekonomi Kota Madiun harus digerakkan secara terintegrasi dan berkesinambungan untuk kemajuan daerah," ujar Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur, Kewilayahan, Perekonomian, dan SDA Bapelitbangda Kota Madiun Mas Kahono Pekik Hari dalam keterangannya di Madiun, Jawa Timur, Sabtu.
Menurut dia, pembentukan tim tersebut merupakan langkah nyata Pemkot Madiun dalam menindaklanjuti berbagai program prioritas, termasuk pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM), pengembangan pariwisata lokal, serta peningkatan investasi di daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!