Personel Limp Bizkit Mengenang Momen Bersama Sam Rivers
📅 Senin, 20 Okt 2025, 10:06 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Instagram @limpbizkit
JAKARTA - Para personel Limp Bizkit mengenang momen-momen mereka bersama Sam Rivers, pemain bas dan salah satu pendiri band yang meninggal dunia dalam usia 48 tahun pada Sabtu (18/10) malam.
Band yang terdiri dari Fred Durst, Wes Borland, John Otto, dan DJ Lethal ini mengungkapkan kabar meninggalnya Rivers pada Sabtu (18/10) malam dalam sebuah unggahan bertajuk "In Loving Memory of Our Brother, Sam Rivers" di akun Instagram.
"Hari ini kami kehilangan saudara kami. Rekan satu band kami. Detak jantung kami," demikian antara lain pernyataan Limp Bizkit dalam unggahan mereka.
"Sam Rivers bukan sekadar pemain bas kami, dia benar-benar luar biasa," mereka menambahkan.
Menurut siaran Billboard, Rivers lahir di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat, pada tahun 1977. Dia merupakan bagian dari formasi awal Limp Bizkit pada tahun 1994, ketika band hanya terdiri atas vokalis Durst, penabuh drum Otto, dan Rivers. Gitaris Wes Borland dan DJ Lethal baru bergabung dengan band pada 1996.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para anggota Limp Bizkit menyebut Rivers sebagai "denyut nadi di balik setiap lagu, ketenangan di tengah kekacauan, jiwa di dalam suara."
"Sam menghadirkan cahaya dan ritme yang tak tergantikan. Bakatnya begitu alami, kehadirannya tak terlupakan, dan hatinya begitu tulus," kata mereka.
"Kami berbagi begitu banyak momen — momen liar, momen tenang, momen indah — dan setiap momen menjadi lebih berarti karena Sam hadir di sana," mereka menambahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para anggota band menyebut Rivers sebagai "legenda sejati dari semua legenda", yang semangatnya akan hidup selamanya di setiap alunan musik, setiap panggung, setiap kenangan.
"Kami mencintaimu, Sam. Kami akan selalu membawamu bersama kami. Tenanglah, saudaraku. Musikmu tak pernah berakhir," kata mereka.
Di kolom komentar dalam unggahan di akun Instagram band, DJ Lethal meninggalkan pesan.
"Beristirahatlah dalam damai, saudaraku! Kau akan terus hidup melalui musikmu dan kehidupan yang telah kau selamatkan melalui musik, kegiatan amal, dan persahabatanmu. Kami sangat sedih. Nikmati setiap milidetik kehidupan. Itu tidak dijamin," katanya.
Dia juga meminta semua pihak menghormati privasi keluarga Sam Rivers.
Penyebab kematian Rivers belum diungkapkan. Namun, dia didiagnosis menderita penyakit hati pada 2011 dan menjalani transplantasi hati pada 2017.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!