Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lifter Li Fabin Kembali Pecahkan Rekor Dunia Angkatan Snatch

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lifter Li Fabin Kembali Pecahkan Rekor Dunia Angkatan Snatch Doc: ANTARA/Wahyu Putro A/rwa
Ket. Cincin Olimpiade terpasang di Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (24/72024).

Jakarta - Atlet angkat besi asal China LiFabin memecahkan rekor angkatan snatch saat mengangkat beban seberat 148 kg pada laga angkat besi kelas 61 kg putra Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena 6, Rabu waktu setempat.

Li Fabin memecahkan rekor dunia untuk angkatan snatch di kelas 61 kg yang sebelumnya ia torehkandengan angkatan 143 kg.

Laga angkatan snatch sempat didominasi lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan dengan angkatan 134 kg pada penampilan kedua, setelah sebelumnya gagal pada angkatan yang sama.

LiFabin kemudian mengambil alih pada penampilan pertamanya dengan angkatan 137 kg, namun Eko kembali unggul pada penampilan terakhir dengan angkatan 139 kg.

Li Fabin berhasil memanfaatkan kesempatan pada penampilan terakhir dengan angkatan 148 kg sekaligus membukukan rekor baru angkatan snatch.

Sementara pada angkatan cleanandjerk, lifter asal AmerikaHampton Morris gagal memecahkan rekor yang ia torehkan dengan angkatan 176 kg, saat ia gagal mengangkat beban 178 kg.

Meski demikian, Morris mencatatkan poin tertinggi pada angkatan cleanandjerk dengan angkatan 172 kg, mengalahkan lifter Thailand Theerapong Silachai yang sebelumnya memimpin dengan angkatan 171 kg.

Pada angkat besi Olimpiade Paris 2024, lifter China LiFabin berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 310 kg, sedangkan medali perak diraih lifter Thailand Theerapong Silachai dengan total angkatan 303 kg, dan perunggu diraih lifter Amerika Serikat Hampton Morris dengan total angkatan 298 kg.

Sementara, lifter andalan Indonesia Eko YuliIrawan untuk pertama kalinya gagal meraih medali setelah tidak menghasilkan angkatan untuk tiga kali penampilannya pada angkatan clean and jerk.

Tradisi menyabet medali (perunggu dan perak) yang kerap ditorehkan Eko selama empat kali Olimpiade yang diikuti sebelumnya kini harus terhenti pada ajang kompetisi olahraga tertinggi dunia yang diikuti untuk kelima kalinya di Paris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

54 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.