Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lembaga Pendidikan Diminta Bantu Komoditas Perkebunan

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 17:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lembaga Pendidikan Diminta Bantu Komoditas Perkebunan Doc: Istimewa.
Ket. Kegiatan Palm Oil Edu Talk Kota Sorong pekan lalu.

JAKARTA - Lembaga pendidikan diharapkan ikut membantu memberikan citra positif terhadap komoditas perkebunan ditengah gencarnya kampanye negatif terhadap sektor tersebut.

Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sekaligus Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto mengatakan, Indonesia saat ini menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia namun peran dari industri dan perkebunan kelapa sawit Indonesia yang strategis ini masih belum banyak diketahui oleh khalayak umum, terutama peserta didik dan insan pendidikan.

"Dengan pola pembelajaran di lingkungan sekolah yang bersifat satu arah, penyampaian informasi positif tentang kelapa sawit menjadi lebih terstruktur dengan sasaran yang terarah dan spesifik," ucapnya dalam sambutan dan pembukaan acara Palm Oil Edu Talk Kota Sorong, kemarin.

Adapun BPDPKS melalui kegiatan Palm Oil Edu Talk dan Sawit @ School kembali melanjutkan edukasi tentang peran kelapa sawit bagi Indonesia serta memberikan informasi tentang program-program BPDPKS yang dapat dimanfaatkan oleh insan pendidikan di Indonesia.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang juga merupakan salah satu sentra produsen sawit di Indonesia, dengan melibatkan sekitar 300 Guru dan Siswa dari 31 SMA/SMK yang ada di Kota Sorong pada 6 - 7 Mei 2024.

"Kami berharap Bapak/Ibu guru selalu memberikan ide-ide segar dan kreatif untuk bisa menyampaikan informasi-informasi positif tentang kelapa sawit kepada semua peserta didik di sekolah sesuai dengan porsinya masing-masing. Kita tidak ingin bahwa kelapa sawit yang penting bagi Indonesia ini menjadi terpuruk seperti komoditas-komoditas sebelumnya beberapa tahun lalu," ungkap Kabul.

Kabul Wijayanto mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga eksistensi komoditas kelapa sawit agar terus berkelanjutan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia.

Ketua PGRI Provinsi Papua Barat Daya, Leberina Selfiana Lagu berharap apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini boleh benar-benar menjadi manfaat bagi kami. "Dan kami sebagai guru bisa dapat menjadi fasilitator karena guru merupakan garda terdepan yang memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang bagaimana pentingnya peran kelapa sawit bagi Indonesia, yang didalamnya penduduk Indonesia yang akan menikmati," ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, George Yarangga, yang diwakili oleh Staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Djon Aryababa mengatakan, "Kegiatan ini merupakan salah satu sejarah besar bagi provinsi baru, Papua Barat Daya ini. Kami mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya akan terus mendukung apa yang menjadi program pemerintah Indonesia, termasuk kelapa sawit".

Kegiatan Palm Oil Edu Talk Kota Sorong dilaksanakan sebagai upaya menyampaikan fakta objektif tentang kelapa sawit, BPDPKS juga menghadirkan beberapa narasumber lainnya Wakil Sekretaris Jenderal APROBI, Irma Rachmania serta Ketua Departemen SDM dan Hubungan Internasional DPP APKASINDO, Djono Albar Burhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.