Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legislator Desak BPBD DKI Siagakan Petugas di Lokasi Rawan Banjir

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 19:55 WIB | Oleh:
Legislator Desak BPBD DKI Siagakan Petugas di Lokasi Rawan Banjir Doc: ANTARA/HO-Basarnas
Ket. Personel Basarnas Jakarta dikerahkan untuk melakukan operasi SAR terhadap korban bencana alam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI Jakarta pada Kamis (4/1/2024) malam. Personel Basarnas Jakarta melakukan operasi SAR di Jalan Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, DKI Jakarta.

JAKARTA - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarifuddin mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiagakan petugas di sejumlah wilayah rawan banjir.

"Saya meminta BPBD dan perangkat eksekutif lain untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak-dampaknya terhadap masyarakat," ujar Syarifuddin saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Syarifudin menuturkan saran ini mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta dilanda cuaca ekstrem pada 3-10 Januari 2024.

Dia juga mengimbau BPBD DKI Jakarta
membekali seluruh petugas dengan keahlian evakuasi korban serta menolong warga saat keadaan darurat.

"Jadi bukan hanya di hulu, tapi skenario di hilirnya juga sudah siap sehingga begitu ada kondisi darurat, tinggal dijalankan saja karena dari awal sudah disiapkan dengan baik," katanya.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan, hasil monitoring kondisi cuaca yang dirilis BMKG menyebutkan, mulai Rabu (3/1) hingga Rabu (10/1), terdapat kondisi dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.

"Saya imbau agar warga kenali bahaya dan kurangi risiko. Saat terjadi hujan jauhi pohon rindang dan reklame," kata Isnawa.

Isnawamengatakan, pihaknya telah mengecek kesiapan prasarana terhadap 25 kelurahan yang tergolong rawan banjir. Yaitupemantauan kesiapan mitigasi serta kondisi peralatan, seperti perahu karet, tambang dan lampu senter.

Petugas juga telah disiapkan untuk mengoperasikan seluruh prasarana tersebut. Termasuk edukasi kesiapsiagaan bencana melalui media sosial, khususnya di kawasan rawan banjir, seperti wilayah bantaran Kali Ciliwung.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada dampak cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.

Pada Minggu hingga pukul 18.00 WIB, BPBD DKI mencatat sebanyak 20 Rukun Tetangga (RT) tergenang, yakni 15 RT di Jakarta Selatan, empat di Jakarta Barat dan satu di Jakarta Timur. Jumlah RT di DKI Jakarta di sebanyak 30.772.

Sebanyak 30 jiwa atau 10 kepala keluarga (KK) dari Kelurahan Kembangan Utara mengungsi di Mushala Nurul Muslimin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.