Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lagi! Seorang Wisatawan Meninggal Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember

📅 Senin, 07 Apr 2025, 21:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lagi! Seorang Wisatawan Meninggal Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember Doc: ANTARA
Ket. Tim relawan memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tidak mandi ke tengah laut karena berbahaya di Pantai Paseban Jember, Senin (7/4/2025).

JEMBER– Seorang wisatawan bernama Sundrik Yuliadi, warga Desa Paseban, meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Paseban, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/4).

"Kami sudah memberikan imbauan kepada para pengunjung di Pantai Paseban agar tidak mandi di laut, namun ada seorang anak pengunjung yang mandi agak ke tengah laut," kata Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Penta Satria di Jember.

Dia mengatakan salah satu pengunjung merasa khawatir ketika melihat anaknya yang mandi agak ke tengah laut, sehingga segera berenang menghampiri anaknya agar selamat dari bahaya ombak.

Namun, setelah anaknya selamat ke pinggir, tiba-tiba pengunjung tersebut (korban) terseret ombak jauh ke selatan, sehingga tim SAR lokal dibantu relawan dan warga berusaha menolong korban dengan menarik ke tepi pantai.

"Sesampainya di pinggir pantai, korban Sundrik tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Puskesmas Cakru Kencong dan diusahakan untuk penyelamatan, namun nyawa korban tidak tertolong," katanya.

Tidak selang lama di Pantai Paseban 1 juga ada pengunjung bernama Sudarmanto (52), warga Desa Padomasan, Kecamatan Jombang yang mandi agak menengah dan terserat ombak, sehingga Tim SAR lokal dan relawan langsung bertindak untuk melakukan penyelamatan.

"Korban dibawa ke pinggir pantai dan langsung dibawa ke tenda relawan, kemudian dilakukan penanganan medis oleh pihak medis dan korban akhirnya terselamatkan," ujarnya.

Penta menjelaskan pihaknya mendistribusikan bantuan dua paket bahan pokok kepada keluarga korban yang terseret ombak pantai selatan di Kabupaten Jember itu.

"Kami selalu mengimbau kepada masyarakat yang menghabiskan waktu liburan di pantai selatan agar berhati-hati pada saat berwisata ke pantai dan tidak mandi di pantai karena ombak sewaktu-waktu cukup tinggi, sehingga bisa membahayakan pengunjung," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.