Kualitas Skuad Garuda Saat Lawan Tim Kuat
📅 Senin, 08 Sep 2025, 07:24 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Rizal Hanafi
JAKARTA - Setelah berpesta gol ke gawang Taiwan dengan skor telak 6-0, Timnas Indonesia akan mendapat ujian yang lebih berat. Skuad Garuda dijadwalkan menjamu Lebanon dalam laga kedua FIFA Matchday September 2025, Senin (8/9) pukul 20.30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Atmosfer kandang diyakini kembali menjadi senjata utama. Bermain dua kali beruntun di GBT memberi stabilitas lokasi sekaligus keuntungan psikologis. Suporter Merah-Putih yang selalu memenuhi tribun akan menjadi faktor pembeda.
Jika Taiwan dianggap terlalu lemah, maka Lebanon adalah lawan sepadan untuk menguji progres permainan tim asuhan Patrick Kluivert. Tim berjuluk The Cedars dikenal tangguh dalam bertahan, disiplin dalam menjaga ruang, dan berbahaya lewat serangan balik cepat.
“Ini ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia. Lawan Lebanon, kita tidak hanya butuh menyerang, tapi juga harus disiplin dalam transisi. Jika mampu melewati laga ini dengan kemenangan, berarti Garuda benar-benar siap naik level,” ujar pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali.
Pelatih Patrick Kluivert menyadari tantangan berbeda yang akan dihadapi. Dia menegaskan tak akan mengubah skema permainan. “Sistem yang kami terapkan sudah berjalan. Melawan Lebanon, saya hanya ingin menyempurnakan eksekusi. Pemain sudah mulai memahami apa yang saya inginkan,” ujar Kluivert.
Sebaiknya Anda baca juga:
Formasi 4-2-3-1 yang sukses melumat Taiwan kemungkinan besar kembali dipakai. Emil Audero dipercaya di bawah mistar. Kuartet Kevin Diks, Jay Idzes, Justin Hubner, dan Calvin Verdonk menjaga lini belakang. Di tengah, duet Joey Pelupessy dan Nathan Tjoe A-On menjadi jangkar permainan. Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, dan Mauro Zijlstra diperkirakan mengisi lini serang.
Di kubu lawan, pelatih Miodrag Radulovic menegaskan bahwa laga di Surabaya menjadi ajang penting bagi tim mudanya. “Pertandingan ini penting untuk membangun generasi baru. Saya menghormati sepak bola Indonesia, dan sudah lama mengikuti perkembangannya,” ucap pelatih asal Montenegro itu.
Lebanon diperkirakan menurunkan formasi 4-3-3. Mostafa Matar berada di bawah mistar, dengan Hussein Zein dan Nour Mansour sebagai palang pintu pertahanan. Lini tengah digerakkan oleh kapten Hassan Maatouk bersama Nader Matar dan Mohamad Haidar. Di depan, Omar Bugiel ditemani penyerang sayap cepat seperti Karim Darwich.
Sebaiknya Anda baca juga:
Radulovic juga mendapat informasi langsung soal kekuatan Indonesia dari bek tengah Mohammad Baqer Al-Husseini, yang kini memperkuat Borneo FC Samarinda di Liga 1. Kehadiran Al-Husseini menjadi modal penting bagi The Cedars untuk meracik strategi.
Dua laga FIFA Matchday September ini jelas lebih dari sekadar uji coba. Pertandingan melawan Taiwan dan Lebanon adalah bagian dari persiapan Timnas menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada fase itu, Garuda akan menghadapi lawan-lawan kelas berat seperti Arab Saudi dan Irak.
Manajer tim, Sumardji, menegaskan seluruh elemen bersatu demi target besar. “Kami serius mempersiapkan tim ini. Latihan intensif sejak 1 September di Surabaya bukan hanya untuk FIFA Matchday, tapi juga persiapan jangka panjang menuju Piala Dunia,” ujarnya.
Soal Mental
Akmal Marhali menambahkan, laga melawan Lebanon adalah kesempatan mengukur kualitas. “Kalau melawan Taiwan pemain tampil leluasa, melawan Lebanon butuh kecerdasan membaca situasi. Disiplin bertahan dan kualitas penyelesaian akhir akan benar-benar teruji. Kalau bisa menang, rasa percaya diri tim akan terbang tinggi menghadapi lawan Asia Barat,” tegasnya. ben/G-1
Perkiraan Formasi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!