Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Myanmar Jadi Agenda Utama Pertemuan Menlu ASEAN di Jakarta

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 09:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Myanmar Jadi Agenda Utama Pertemuan Menlu ASEAN di Jakarta Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Kursi yang disediakan untuk Myanmar kosong selama KTT ASEAN 2022 di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamboja, pada 11 November 2022. Myanmar tidak diundang untuk menghadiri KTT karena junta menolak untuk menerapkan salah satu dari Lima Point Consensus yang dijanjikan akan dilaksanakan pada KTT ASEAN di Jakarta pada 24 April 2021.

JAKARTA - Para menteri luar negeri ASEAN akan berkumpul di Indonesia pada hari ini, Selasa (11/7), dengan agenda yang didominasi krisis Myanmar. Blok regional ini terpecah tentang bagaimana atau apakah akan terlibat kembali dengan junta yang berkuasa di negara yang dilanda kudeta itu.

Pertemuan dua hari Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara akan diikuti oleh Beijing, Washington, dan kekuatan lain di mana Menlu AS Antony Blinken akan berusaha mendorong kembali ketegasan Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan.

ASEAN telah lama dikecam sebagai organisasi ompong, dan terpecah terkait upaya diplomatiknya untuk menyelesaikan krisis Myanmar.

Myanmar dilanda kekerasan sejak kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi lebih dari dua tahun lalu serta melakukan penumpasan berdarah terhadap mereka yang berbeda pendapat.

Seorang diplomat Asia Tenggara mengatakan kepada AFP bahwa "upaya ekstra" sedang dilakukan pada hari-hari sebelum pertemuan untuk mempersatukan kelompok-kelompok terkait masalah tersebut.

Namun, pejabat itu "tidak terlalu optimistis" dengan yang akan terjadi mengingat "beberapa anggota memiliki perspektif berbeda tentang cara mendekati masalah", kata mereka.

Myanmar tetap menjadi anggota ASEAN tetapi dilarang menghadiri pertemuan tingkat tinggi karena junta gagal menerapkan rencana lima poin. Lima poin telah disepakati dua tahun lalu untuk mengakhiri kekerasan dan memulai kembali negosiasi untuk menyelesaikan krisis.

Upaya ASEAN untuk memulai pelaksanaan rencana tersebut tidak membuahkan hasil, karena junta mengabaikan kritik internasional dan menolak untuk terlibat dengan lawan-lawannya.

Sementara itu, Thailand menjadi tuan rumah bagi menteri luar negeri junta Myanmar untuk sebuah "pembicaraan informal" yang kontroversial bulan lalu. Tindakan ini memperdalam perpecahan antara anggota ASEAN yang hadir dan yang abstain.

Rencana yang 'Lebih Jelas'

Inisiatif ASEAN dibatasi oleh prinsip piagam konsensus dan noninterferensi. Namun analis mengatakan pertemuan itu dapat mendorong anggota untuk berbuat lebih banyak.

"Diharapkan akan ada rencana implementasi yang lebih jelas tentang apa yang akan dilakukan ASEAN ke depan," kata Lina Alexandra dari Pusat Kajian Strategis dan Internasional (CSIS) yang berbasis di Jakarta kepada AFP.

Pertemuan itu akan menjadi kesempatan "penting" bagi Indonesia sebagai ketua ASEAN untuk menyatukan blok regional itu setelah tindakan yang dilakukan Thailand, katanya.

Pada Kamis (13/7), pertemuan menteri ASEAN-plus-tiga dengan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok akan berlangsung menjelang pertemuan menteri luar negeri KTT Asia Timur 18 negara pada Jumat (14/7), yang juga akan mencakup Washington dan Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.