Korut Luncurkan 'Satelit Pengintaian Militer' tapi Jatuh ke Laut
📅 Rabu, 31 Mei 2023, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: NPR/API
SEOUL - Korea Utara mengatakan telah meluncurkan satelit pengintaian militer Rabu (30/5) pagi tetapi jatuh ke laut, media pemerintah Korut melaporkan.
"Roket transportasi satelit baru 'Cheollima-1' yang diluncurkan jatuh ke Laut Barat Korea karena kehilangan momentum karena start-up yang tidak normal dari mesin dua tahap setelah pemisahan satu langkah saat terbang normal," lapor Kantor Berita Pusat Korea.
Militer Korea Selatan sedang menganalisis apakah "kendaraan peluncuran ruang angkasa" Korea Utara mungkin telah pecah di udara atau jatuh setelah menghilang dari radar lebih awal, Kantor Berita Yonhap melaporkan Rabu.
"Proyektil Korea Utara menghilang dari radar sebelum mencapai titik penurunan yang diharapkan," kata Yonhap, mengutip Kepala Staf Gabungan Seoul, menambahkan bahwa militer sedang melihat kemungkinan itu "meledak di udara atau jatuh".
Korea Selatan membantah telah mengeluarkan peringatan evakuasi yang dikirim melalui pesan teks ke warga Seoul setelah Korea Utara menembakkan kendaraan peluncuran luar angkasa yang diklaim pada Rabu pagi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memberi tahu Anda bahwa peringatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Metropolitan Seoul pada pukul 06:41 tidak benar dikeluarkan," kata Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan, merujuk pada peringatan darurat yang terdengar dari telepon di seluruh Seoul setelah peluncuran yang dilakukan Korut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!