Korut Beri Pelajaran Penting Cara Bermain
📅 Rabu, 16 Apr 2025, 06:39 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/HO-PSSI
JAKARTA – Tim U-17Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari Piala Asia U-17 2025. Dalam laga perempat final yang digelarSenin (14/4) malam WIB, Indonesia tak berdaya melawan Korea Utara.Tim asuhan Nova Arianto kalah telak dengan skor 0-6, sebuah hasil yang menggarisbawahi masih bnyak kelemahan saat bertemu lawan berkualitas.
Korut telah memberi pelajaran tterbaik cara bermain sepak bola. Iondonesia hampir tak mampu merebut bola dari kaki pemain. korit. Sebaliknya, Indonesia sangat mudah kehilangan bola. Korut dengan sigap menekan Garuda Muda setiap menguasai bola. Mereka tak mampu memberi umpan.
Usai pertandingan, Nova mengungkapkan kekurangan yang perlu segera diperbaiki, terutama terkait pengambilan keputusan pemain di lapangan. “Evaluasi pasti akan kami lakukan setelah pertandingan ini. Namun secara keseluruhan, mentalitas pemain luar biasa. Meskipun demikian, pengambilan keputusan di lapangan masih harus banyak diperbaiki. Itu adalah pekerjaan rumah kami dalam lima bulan ke depan,” ujar Nova.
Lebih lanjut, Nova menekankan pentingnya pembenahan fisik dan mental bagi para pemain. Sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025, ia menegaskan bahwa tim harus lebih siap. “Kami harus mempersiapkan pemain bukan hanya dari segi fisik dan mental, tetapi juga dari segi keterampilan individu. Pemain harus siap dan bekerja keras karena kita akan menghadapi event yang lebih besar, yaitu Piala Dunia U-17 yang membutuhkan usaha luar biasa,” tambahnya.
Meskipun kalah dalam pertandingan tersebut, Nova mengungkapkan bahwa pencapaian Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 sudah memenuhi target. Tim U-17 Indonesia berhasil mengamankan tiket ke Qatar setelah lolos ke perempat final dengan status juara Grup C. “Saya yakin para pemain banyak belajar dari situasi ini agar lebih siap lagi untuk Piala Dunia U-17,” tandas Nova.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama turnamen, Indonesia menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Mereka berhasil menyelesaikan fase grup dengan hasil yang memuaskan, tak terkalahkan dalam tiga laga dengan mencetak total 10 gol.
Dalam hal produktivitas, Indonesia masuk dalam kelompok tiga besar bersama Jepang dan Korea Selatan sebelum perempat final. Namun, kekalahan telak dari Korea Utara menunjukkan bahwa kesenjangan kualitas antar tim Asia masih cukup besar.
Korea Utara sendiri merupakan salah satu kekuatan tradisional di level kelompok umur Asia. Mereka telah meraih gelar juara Piala Asia U-17 sebanyak dua kali dan memiliki pengalaman luas di level Piala Dunia U-17. Kemenangan besar atas Indonesia menjadi bukti bahwa tim ini masih menjadi salah satu tim yang sangat diperhitungkan di level Asia. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!