Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Ancam Militer AS yang Terobos Wilayahnya

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 16:07 WIB | Oleh:
Korut Ancam Militer AS yang Terobos Wilayahnya Doc: Antara
Ket. Arsip - Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019.

SEOUL - Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada Selasa mengancam militer Amerika Serikat akan menghadapi "penerbangan yang sangat kritis" jika "kembali menerobos ilegal", peringatan terbaru terhadap pesawat mata-mata AS yang diduga melanggar wilayah udara Korut.

Peringatan oleh Kim Yo-jong ini, disiarkan Kantor Berita Sentral Korea Utara (KCNA), beberapa jam setelah dia mengeluarkan pernyataan pada Senin malam menuduh pesawat mata-mata AS memasuki zona ekonomi eksklusif Korut pada Senin pagi.

"saya beritahu sebelumnya tindakan balasan oleh militer kami dengan otorisasi. Jika penerobosan ilegal kembali terjadi, militer AS akan mengalami penerbangan yang sangat kritis," kata Kim dalam berita tertulis berbahas Inggris yang dilaporkan KCNA.

Juru bicara kementerian pertahanan Korut pada Senin juga menuduh pesawat mata-mata AS menerobos wilayah udaranya baru-baru ini, mengancam tidak ada jaminan tidak menembak jatuh pesawat semacam itu.

Dalam pernyataan terbaru, Kim mengaku bahwa pesawat pengintai AS menerobos "zona perairan ekonomi" untuk melakukan apa yang dia sebut "tindakan mata-mata udara". Dia mengatakan penerbangan pengawasan AS melanggar batas kedaulatan Korea Utara.

"Pesawat pengintai Angkatan Udara AS secara ilegal memasuki zona perairan ekonomi DPRK di Laut Timur Korea sebanyak delapan kali," kata dia, menggunakan singkatan resmi Korut, Republik Demokratik Rakyat Korea.

Kim, wakil direktur departemen Komite Pusat Partai Buruh berkuasa, mengancam bahwa militer Korea Utara akan melakukan tindakan balasan atas aksi serupa.

Dia juga mengecam Korea Selatan karena turut campur masalah itu, mengatakan itu adalah "antara Militer Rakyat Korea dengan pasukan AS," dan menyerukan Korsel untuk "berhenti bertingkah kurang ajar dan segera tutup mulut."

Militer Korsel menyangkal pengakuan wilayah udara Korut telah dilanggar dan mengatakan "itu tidak benar" serta menyebutkan penerbangan oleh aset pengawasan udara AS di sekitar semenanjung sebagai bagian dari kegiatan pengawasan reguler.

"Karena Korut berpendapat masalah penerbangan pengawasan AS adalah antara Pyongyang dan Washington, negara itu tampaknya menekankan bahwa mereka tidak akan berurusan dengan Korea Selatan ketika menyangkut masalah yang berkaitan dengan Semenanjung Korea," kata Yang Moo-Jin, presidenUniversitas Studi Korea Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.