Korea Utara Bangun Monumen untuk Mengenang Prajurit yang Gugur dalam Perang Ukraina
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
SEOUL - Korea Utara membangun tugu peringatan untuk para prajurit yang tewas dalam perang Russia dengan Ukraina, kata media pemerintah, Jumat (24/10). Pemimpin Kim Jong Un memuji "puncak bersejarah" dalam hubungan dengan Moskow.
Museum Peringatan Prestasi Tempur akan dibangun di ibu kota Pyongyang, tempat Kim dan duta besar Rusia untuk Korea Utara menghadiri upacara peletakan batu pertama, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Kim, saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut, mengatakan museum itu "adalah tempat suci yang didedikasikan untuk keabadian para patriot sejati".
Korea Utara, salah satu negara yang paling terisolasi secara diplomatik di dunia, telah memperdalam hubungan dengan Russia sejak Moskow menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Russia telah mengirimkan ribuan tentara dan kontainer berisi senjata untuk membantu Kremlin mengusir pasukan Ukraina keluar dari Russia bagian barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setidaknya 600 tentara Korea Utara tewas dan ribuan lainnya terluka, menurut perkiraan Korea Selatan.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh KCNA, Kim memuji pasukan negaranya karena membantu Russia mencapai "kemenangan yang menentukan".
"Para pahlawan kita menghancurkan penjajah neo-Nazi yang kejam dengan semangat teguh mereka, bukan untuk menoleransi agresi apa pun, melainkan untuk memusnahkan para agresor," kata Kim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hubungan Korea Utara dan Russia "kini sedang mencapai puncak sejarahnya", tambahnya.
"Pyongyang akan selalu bersama Moskow. Persahabatan dan persatuan kita akan abadi," kata Kim.
Kim mengatakan tugu peringatan itu akan menampilkan patung-patung yang didedikasikan untuk tentara Korea Utara yang telah bertempur di Russia, serta foto dan karya seni yang menggambarkan pertempuran tersebut.
Duta Besar Russia untuk Korea Utara , Aleksandr Matsegora, dan pejabat kedutaan Russia lainnya menghadiri upacara hari Kamis, KCNA melaporkan.
Beberapa pejabat pemerintah dan militer Korea Utara juga hadir, bersama dengan keluarga tentara yang tewas di Russia.
Gambar yang dirilis oleh media pemerintah menunjukkan Kim memeluk tentara yang tampak emosional pada upacara di ibu kota Pyongyang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!