Korban Mulai Berjatuhan, Wonosobo Deklarasikan Ramadhan Tanpa Petasan demi Keselamatan Warga
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Wonosobo - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen wujudkan zero petasan selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Afif Nurhidayat di Wonosobo, Selasa (24/2), menyampaikan penggunaan petasan telah memakan beberapa korban dan tidak boleh lagi dianggap sebagai tradisi tahunan.
"Kita sudah ada kejadian di beberapa wilayah, termasuk Kertek. Korbannya serius dan harus dirawat di rumah sakit. Saya ingin Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini zero dari petasan," katanya.
Ia menjelaskan maraknya pembelian bahan peledak secara daring menjadi tantangan baru. Banyak kasus terjadi karena perakitan petasan secara mandiri di rumah.
"Mercon itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik uangnya digunakan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat menjelang Lebaran," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Kepolisian Resor Wonosobo Ajun Komisaris Besar Polisi M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan hingga awal Ramadhan telah terjadi tiga insiden ledakan petasan dengan dua korban anak-anak di bawah umur yang harus menjalani perawatan medis.
"Karena dianggap tradisi, euforia merakit dan meledakkan petasan terus terjadi. Padahal ini sangat berbahaya. Kami akan melaksanakan operasi secara kontinu di seluruh wilayah," katanya.
Selain petasan, tambah Kapolres, kepolisian juga akan menindak peredaran minuman keras ilegal, kenakalan remaja seperti perang sarung, serta balon udara liar yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkab dan Polres Wonosobo membuka kanal pengaduan masyarakat melalui Call Center 112 serta kanal aduan resmi pemerintah daerah.
Masyarakat diimbau aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi membahayakan.
Melalui edukasi masif, operasi terpadu, dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Wonosobo optimistis target zero petasan dapat terwujud demi menjaga keselamatan dan kekhusyukan Ramadhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!