Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Balon Udara Wonosobo Diserbu Wisatawan, 44 Balon Hiasi Langit dan Dongkrak Ekonomi

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Balon Udara Wonosobo Diserbu Wisatawan, 44 Balon Hiasi Langit dan Dongkrak Ekonomi Doc: Antara
Ket. Sejumlah balon udara menghiasi kawasan Alun-Alun Wonosobo, Minggu (29/3).

Wonosobo - Ribuan wisatawan memadati Festival Mudik Balon Udara di Alun-Alun Kabupaten Wonosobo, sedikitnya 44 balon udara raksasa berwarna-warni dengan berbagai motif menghiasi kawasan tersebut.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, di Wonosobo, Minggu (29/3), menyampaikan tradisi balon udara kini berkembang menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Tingginya antusiasme masyarakat mendorong pemerintah memperluas titik penyelenggaraan.

"Tahun ini kita laksanakan di 23 titik, meningkat dari sebelumnya. Semua meriah, masyarakat terhibur dan ekonomi ikut tumbuh," katanya.

Ia menuturkan, banyak wisatawan dari luar kota sudah memadati lokasi sejak dini hari demi mendapatkan tempat terbaik untuk menyaksikan festival.

Menurutnya, perputaran ekonomi selama Festival Mudik diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meskipun angka pasti masih dalam proses penghitungan.

Berbagai balon motif melayang indah di langit kota Wonosobo, seperti motif kartun, tokoh wayang hingga motif kesenian. Agar tidak lepas liar, puluhan balon udara ditambat menggunakan tali dengan ketinggian maksimal 150 meter.

Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno, mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan penerbangan dalam pelaksanaan tradisi balon udara.

Ia menegaskan, balon udara yang dilepas bebas berpotensi membahayakan pesawat jika masuk ke jalur penerbangan atau mesin pesawat.

"Kita mendukung pelestarian tradisi, namun aspek keselamatan penerbangan tidak boleh diabaikan. Balon yang lepas bisa berbahaya jika berada di ketinggian yang sama dengan pesawat," katanya.

Ia mengungkapkan, masih ditemukan sejumlah balon udara yang lepas tanpa kendali di beberapa daerah, termasuk di Wonosobo, Kebumen, dan Pekalongan. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tradisi tetap berjalan aman dan tertib.

Ia menyampaikan, festival balon udara Wonosobo kini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga telah berkembang menjadi ikon pariwisata daerah yang mampu menarik perhatian wisatawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.