Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsep Kuliner Inklusi: SD Madania Makassar Kunjungi Rumah Produksi Makanan Bebas Pengawet

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 02:00 WIB | Oleh:
Konsep Kuliner Inklusi: SD Madania Makassar Kunjungi Rumah Produksi Makanan Bebas Pengawet Doc: ANTARA/Darwin Fatir.
Ket. Suasana santai saat siswa SD Madania Makassar mendegarkan pengarahan dari tim produksi usai membuat produk nugget di rumah produksi UMKM Elok Gallery, Jalan Biola 28, Kompleks Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2).

MAKASSAR - Salah satu Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Kuliner Elok Gallery mengedukasi makanan sehat tanpa bahan pengawet kepada siswa Sekolah Dasar (SD) Madania Makassar di rumah produksinya, Jalan Biola 28, Kompleks Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami mengajari anak-anak cara membuat nugget. Mereka dibagi tiga kelompok dan mereka sangat senang ikut memproduksi secara langsung. Dan semua makanan yang kami produksi tanpa bahan pengawet," kata Direktur Elok Abadi Gallery Lisna Sari di Makassar, Kamis.

Ia menjelaskan, rumah produksi ini hadir selain memberdayakan warga sekitar, juga memiliki konsep inklusi. Makanan dibuat tidak mengandung gluten yang menjadi pantangan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Serta tidak menggunakan pewarna, zat kimia pengawet makanan maupun zat lain yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak.

"Tagline kami healthy frozen. Makanan beku sehat dan siap saji. Kami sangat mengapresiasi kedatangan adik-adik siswa di sini belajar secara langsung dan mengetahui makanan yang sehat dikonsumsi," tutur almunus master komunikasi Unhas ini.

Lisna berharap, melalui kunjungan itu anak-anak bisa membuat makanan sehat setelah mendapatkan pelajaran di luar bangku sekolah.

Sebelumnya, edukasi serupa dilaksanakan organisasi Forkesi (Forum Keluarga Spesial Indonesia) Chapter Makassar yang menghadirkan anak ABK untuk diajar membuat makanan sehat seperti nugget dan lainnya. Rumah produksi ini juga membuat rendang, paru, kerupuk, bakso, teh serta lainnya.

Sementara itu, guru SD Madani, Yani mengemukakan, kedatangannya membawa rombongan siswa ke rumah produksi UMKM tersebut sebagai bagian dari kunjungan edukatif sejalan dengan program sekolah.

Siswa juga diajarkan membuat produk nugget secara langsung tanpa menggunakan bahan-bahan pengawet dan mereka sangat antusias.

Rumah produksi ini dipilih, kata Yani, karena memiliki konsep inklusi yang merangkul dan mengikutsertakan semua individu termasuk penyandang disabilitas tanpa memandang dari berbagai latar belakang siswa.

Selain itu, kunjungan edukatif ini bertema belajar seru bersama UMKM , menumbuhkan kreatifitas, jiwa wirausaha dan cinta budaya Indonesia, sesuai dengan program sekolah yang juga memiliki beberapa siswa inklusi. Para siswa di beri ruang ruang kreatifitas utamanya dalam membuat makanan sehat.

"Kami memilih tempat ini karena ada siswa kami yang inklusi, sama dengan visi misi sekolah memberdayakan siswa inklusi," tutur dia

Menurutnya, kunjungan kali ini sebagai bagian dari sosialisasi kepada anak-anak bahwa makanan sehat sangat penting bagi pertumbuhannya, memperkuat kognitif dan motorik anak, serta menumbuh-kembangkan kreatifitas di tengah serbuan makanan pengawet yang kini beredar luas.

"Kunjungan edukatif ini salah satunya bersosialisasi mengenalkan produk, bagaimana Kuliner Elok ini memproduksi produk yang dikonsumsi dengan taglinenya makanan sehat," ucap guru Kelas 5 SD Madania Makassar ini menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

59 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.