Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kondisi Terkini Gunung Kerinci, PVMBG Rekam Gempa Tremor yang Terus Menerus

📅 Senin, 15 Jan 2024, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kondisi Terkini Gunung Kerinci, PVMBG Rekam Gempa Tremor yang Terus Menerus Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Kerinci terlihat dari pos pengamatan yang berlokasi di Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan kondisi terkini Gunung Kerinci yang berada di Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar) berupa peningkatan intensitas gempa hembusan dan kemunculan gempa tremor.Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan gempa hembusan dengan jumlah fluktuatif mendominasi pada 1 hingga 13 Januari 2024dan tertinggi 50 kejadian terjadi pada 8 Januari 2024.

"Pada tanggal lainnya rata-rata 30 kejadian per hari," ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Senin (15/1).

Hendra menuturkan gempa vulkanik dalam terekam sebanyak tiga kejadian dan gempa vulkanik dangkal terekam dua kejadian selama periode pengamatan tersebut.

Pada 11 dan 12 Januari 2024PVMBG merekam getaran tremorterus menerus dengan amplitude maksimum 0,5 sampai 1 milimeter.

Kemunculan getaran tremor tersebut mengindikasikan adanya pergerakan fluida (gas, cairan, padatan batuan) ke permukaan, namun hingga saat ini tidak teramati adanya perubahan visual terhadap tinggi dan warna hembusan gas dari kawah.

Grafik RSAM menunjukkan fluktuasi pada pola stabil mengindikasikan tidak terekam gempa-gempa dengan energi besar.

"Diduga saat ini aktivitas vulkanik masih berada pada reservoir magma dangkal," kata Hendra.

Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat agar tidak mendekati dan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Kerinci.

Gunung api aktif tertinggi di Indonesia tersebut menyimpan potensi bahaya hembusan gas vulkanik konsentrasi tinggi, erupsi abu, serta lontaran batuan di sekitar puncak, yang dapat terjadi tanpa didahului oleh gejala kenaikan aktivitas yang jelas.

Hendra meminta masyarakat untuk mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG serta tidak terpengaruh oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Kerinci.

Gunung Kerinci secara administrasi termasuk wilayah Kabupaten Kerinci di Provinsi Jambi dan Kabupaten Solok di Sumbar.

Gunung api aktif itu memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut serta lebar bentangan tubuh mencapai 18 kilometer yang menjadikan Gunung Kerinci sebagai gunung api tertinggi dan terbesar di Indonesia.

Dalam konteks geologi, gunung api dengan dimensi tubuh yang besar dapat merepresentasikan kompleksitas sejarah dan dinamika vulkanisme.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.