KKP Mulai Proyek Raksasa: 1.500 Kapal Ikan Dibangun Bertahap Mulai 2026
📅 Senin, 26 Jan 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Ampelsa
JAKARTA – Sektor perikanan nasional sedang fokus meningkatkan produktivitasnya, dari nelayan tradisional hingga usaha budidaya modern.
Pendekatan ini tidak hanya soal menangkap lebih banyak ikan, tapi juga memperbaiki rantai pasok, teknologi penangkapan, dan kualitas hasil laut.
Dengan dukungan infrastruktur, akses pembiayaan, dan pelatihan, peluang bagi nelayan dan pelaku UMKM perikanan untuk berkembang makin terbuka.
Strategi ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pesisir sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan rencana pembangunan 1.500 kapal tangkap ikan untuk nelayan akan dimulai secara bertahap mulai tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta mengatakan dari total 1.582 kapal yang akan dibangun, 1.000 di antaranya berkapasitas 30 gross ton (GT).
“30 GT ini nanti rencananya akan dibagi di Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Nyoman ditemui di Jakarta, Senin (26/1).
Ia menambahkan tahapan pembangunan kapal dimulai tahun ini dengan beberapa unit yang sudah mulai direalisasikan, kemudian berlanjut secara bertahap pada 2027 hingga 2028. Ia menyebut seluruh kapal dipastikan diproduksi di dalam negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan, KKP terus mempersiapkan awak kapal dengan berbagai program pelatihan agar mampu mengoperasikan kapal-kapal baru secara optimal.
Menurutnya, awak kapal tidak hanya berasal dari sekolah-sekolah perikanan, tetapi juga dari masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih.
Rencana besar pembangunan kapal ini telah mendapat dukungan internasional.
Dalam kunjungan kenegaraan ke London, Selasa (20/1), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pemerintah Inggris mendukung penuh rencana Indonesia membangun 1.500 kapal tangkap ikan melalui kerja sama maritim dua negara.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam pertemuan bilateral di Kantor PM Inggris, 10 Downing Street.
“Mereka akan dukung rencana kita membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu," kata Presiden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!