Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KJRI Siapkan Tim Koordinasi Pemulangan WNI Korban Kebakaran Hong Kong

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
KJRI Siapkan Tim Koordinasi Pemulangan WNI Korban Kebakaran Hong Kong Doc: ANTARA
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang ditemui usai agenda jalan santai “Walk for Palestine” oleh Kemlu RI di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

JAKARTA – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po pekan ini, kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

“Tim Family Engagement ini tugasnya untuk repatriasi jenazah, menyampaikan penjelasan kapan kepulangan jenazah, dan detail-detail lain agar para keluarga memperoleh informasi,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang ditemui usai agenda jalan santai “Walk for Palestine” oleh Kemlu RI di Jakarta, Minggu (30/11).

Yvonne menyatakan tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan maupun pertanyaan dari keluarga WNI yang meninggal dunia dalam kebakaran di Hong Kong itu dapat terpenuhi.

KJRI Hong Kong pun menjaga komunikasi dengan keluarga korban, karena kejelasan informasi terkait kondisi kerabat mereka hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air amat penting bagi keluarga yang ditinggalkan, kata dia.

“Komunikasi oleh KJRI Hong Kong masih intensif lewat panggilan video, panggilan telepon, semuanya masih terus dilakukan,” katanya.

Terkait proses identifikasi jenazah korban kebakaran, Yvonne mengatakan bahwa sejumlah korban WNI telah berhasil diidentifikasi. Namun, identifikasi sejumlah korban lainnya kemungkinan akan memerlukan sampel DNA dari keluarga untuk mempermudah prosesnya.

Mengingat proses identifikasi maupun koordinasi dengan pihak setempat masih berjalan, Jubir Kemlu itu berkata bahwa kapan jenazah WNI tersebut dapat direpatriasi dari Hong Kong ke tanah air masih belum dapat dipastikan.

Hingga Sabtu (29/11), tujuh WNI dipastikan meninggal dunia dalam kebakaran besar di kompleks hunian Wang Fuk Court di Hong Kong, demikian menurut KJRI Hong Kong yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.

Terdapat 140 WNI, semuanya PMI di sektor domestik, diketahui bekerja di Wang Fuk Court, dan 61 di antaranya telah dikonfirmasi kondisinya.

Kebakaran besar yang melanda kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11), menyebabkan sekurangnya 128 orang tewas, 79 orang terluka, dan ratusan lainnya hilang. Sebanyak 11 orang telah ditahan terkait kasus kebakaran besar ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.