Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Pemkot Medan Siap Jadikan Dua Pasar Tradisional Pusat Jajanan Malam

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 01:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Pemkot Medan Siap Jadikan Dua Pasar Tradisional Pusat Jajanan Malam Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Konsumen Summarecon Mal Bekasi, Jawa Barat, menikmati kuliner malam di The Downtown Walk, Minggu (23/5/2019).

Medan - Keren, Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, siap menjadikan dua pasar pasar tradisional menjadikan pusat jajanan malam untuk meningkatkan perekonomian di daerah ini.

"Ada dua pasar terkait pembentukan pusat jajanan malam, yakni Pasar Sukaramai dan Pasar Halat di Kecamatan Medan Area," ucap Kabag Perekonomian Setda Kota Medan Regen di Medan, Jumat.

Menurutnya Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar selaku pengelola kedua pasar itu, harus segera membuat proposal kerja sama ditujukan kepada Dewan Pengawas.

Sebab pada prinsipnya Pemerintah Kota Medan menyambut sangat baik rencana pembentukan pusat jajanan malam.

PUD Pasar merupakan salah satu BUMD milik Pemkot Medan yang mengelola sebanyak 53 pasar tradisional di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

"Kita mendukung pembentukan pusat jajanan malam di kedua pasar ini karena memanfaatkan aset kita guna menghidupkan perekonomian di satu kawasan," tegas dia.

Pihaknya berharapkan pusat jajanan malam ini dapat mewujudkan program prioritas Pemkot Medan, khusus pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Regen juga mengatakan pusat jajanan malam yang dikelola oleh pihak ketiga harus diawasi PUD Pasar, di antaranya memastikan pedagang tidak dikutip iuran di luar batas kemampuan.

"Jika pusat jajanan malam sudah dibentuk PUD Pasar, maka harus memastikan kebersihan dan kenyamanan di kedua pasar tradisional ini," ujar dia.

Direktur Pengembangan/Sumber Daya Manusia PUD Pasar Imam Abdul Hadi mengaku kedua pusat jajanan malam ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

"Juga meningkatkan pendapatan kita (PUD Pasar, red) karena letak kedua pasar ini sangat strategis bagi pedagang dan menarik masyarakat untuk datang," tuturnya.

Disamping itu, juga merupakan upaya pihaknya menertibkan pedagang jajanan di luar pasar tradisional.

"Sehingga tercipta suasana pasar yang tertib dan rapi," kata Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

46 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.