Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren Membanggakan, Mahasiswa Unja Ciptakan Hilirisasi Labu Madu Tingkatkan Ekonomi Warga

📅 Kamis, 14 Des 2023, 01:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Membanggakan, Mahasiswa Unja Ciptakan Hilirisasi Labu Madu Tingkatkan Ekonomi Warga Doc: ANTARA/HO-Unja
Ket. Mahasiswa Unja bersama warga Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, saat membuat produk olahan mie labu madu yang berbahan dasar labu madu, Rabu (29/11/2023).

Jambi - Keren membanggakan, mahasiswa Universitas Jambi (Unja) menciptakan produk hasil hilirisasi komoditas buah labu madu guna meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

"Adapun tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa dari laboratorium terpadu Universitas Jambi," kata Ketua tim mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) Unja Muhammad Juanda di Jambi, Rabu.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini masuk dalam program inovasi desa (Pro-IDe) dengan menghasilkan produk mie labu madu atau miladu.

Miladu adalah sebuahproduk yang dihasilkan oleh mahasiswa UKM PIB Unja yang berbahan dasar campuran labu madu, mentega, telur dan tepung. Miladu ini terjamin untuk kesehatan karena tanpa menggunakan borax dan bahan lainnya.

Latar belakang terciptanya produk olahan labu madu ini dikarenakan potensi besar produksi labu madu di Desa Pudak yang masih perlu dikembangkan.

Banyaknya hasil pertanian labu madu ini harus didorong dengan hilirisasi produk agar meningkatkan nilai jual dan ekonomi masyarakat. Produk miladu ini, kata dia, telah resmi di pasarkan untuk masyarakat umum.

Dosen pembimbing Unja Heriberta mengatakan bahwa inovasi dan kreativitas mahasiswa Unja dalam menghasilkan produk turunan dari labu madu bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa Unja siap memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada masyarakat setempat sehingga produk olahan labu madu ini dapat diperluas pemasarannya.

"Harapannya, produk mie labu madu yang telah dihasilkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, selain produk mie abu bisa diproduksi terus menerus dan dipasarkan secara luas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.