Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Ini yang Dilakukan Pemkot Bandung untuk Cegah Inflasi

📅 Selasa, 02 Apr 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Ini yang Dilakukan Pemkot Bandung untuk Cegah Inflasi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bandung
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar (kanan) bersama Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah (tengah) saat melakukan penanaman tanaman pangan di Kota Bandung, Senin (1/4/2024).

Kota Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandungm embagikan bantuan 16.200 bibit cabai rawit ke seluruh kelompok pertanian perkotaan yakni Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) guna berperan menekan inflasi di kota itu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mangatakan, bantuan tersebut akan diberikan di 30 lokasi dan dibagi dalam dua tahap.

"Ini merupakan tahap pertama. Kita juga sediakan sarana dan prasarana pendukung mulai dari pestisida, pupuk dan tempat pembibitan sehingga diharapkan kelompok dapat melakukan pembibitan dan programnya berkelanjutan," kata Gin Gin di Bandung, Senin.

Die mengatakan selain memberikan bibit cabai rawit, pihaknya pun menggelontarkan bantuan berupa 150 kilogram bawang merah dan 30 saset bibit tomat kepada kelompok Buruan SAE.

Gin Gin menyebut hal ini merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan oleh Bank BJB Cabang Tamansari dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam hal memberikan bantuan bibit tanaman pangan kepada kelompok Buruan SAE.

Menurut dia, salah satu menjadi pendorong keberhasilan pengendalian inflasi yakni keterlibatan banyak pihak. Salah satunya melalui CSR BJB dengan penanaman serentak tanaman yang menyumbang inflasi seperti cabai rawit dan bawang merah.

"Kita perkuat dengan gerakan menanam bersama. Kami ucapakan terima kasih kepada BJB dan KTNA Kota Bandung yang telah memberikan bantuan. Mudah-mudahan pada bulan Juni kita bisa panen dan mengendalikan inflasi di Kota Bandung," katanya.

Sementara itu, Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah menyambut baik pemberian bantuan bibit cabai rawit, bawang merah dan tomat dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Bandung.

Ia menyebut bantuan tersebut dapat memberikan kemandirian pangan bagi keluarga di Kota Bandung. Ia pun berharap masyarakat Kota Bandung dapat menjadikan kegiatan menanam menjadi budaya keseharian warga.

"Mudah-mudahan setelah pemberian bantuan ini masyarakat dapat menanam dan menjadi tradisi di lingkungan masing-masing. Menanam menjadi ajang silaturahmi, menaikan indeks kebahagian, dan ini berkah untuk kita semua," kata Linda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.