Kemkomdigi Targetkan Literasi Digital dan Pengembangan Start-Up di Indonesia
📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 10:56 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) memiliki target meningkatkan literasi digital sebanyak 20 juta literasi serta mengembangkan 750 start-up di berbagai daerah dalam lima tahun ke depan.
Untuk mencapai tujuan ini, Menkomdigi menunjuk Raline Shah, seorang pekerja seni film yang juga aktif di dunia korporasi, bisnis, dan kemanusiaan, sebagai Staf Khusus di bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Tugas utamanya membantu Menkomdigi dalam menjalin hubungan bilateral untuk investasi luar negeri dalam sektor komunikasi, digital, dan teknologi.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan, pihaknya membutuhkan perspektif dari berbagai bidang, seperti seni, untuk membawa ide segar dalam merancang kebijakan yang inklusif.
Ia menyebutkan, pemilihan Raline Shah sebagai staf khusus untuk memperkuat peran perempuan yang memiliki keahlian dan aspirasi yang sama. Raline Shah, yang memiliki gelar Bachelor of Arts di bidang Ilmu Politik dan Komunikasi Media Baru dari National University of Singapore, juga berpengalaman dalam bidang kemanusiaan dan bisnis sebelum terjun ke dunia seni.
Raline telah berkontribusi dalam berbagai organisasi, seperti menjadi Asean Youth Ambassador, komisaris independen AirAsia, serta menjadi co-founder Rumah Harapan Indonesia dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemkomdigi terus mengembangkan literasi berbasis komunitas, sehingga pencapaian target lebih mudah dilakukan. Pengembangan 750 start-up selama lima tahun ke depan diharapkan dapat menciptakan ekosistem teknologi yang baik di Indonesia, membuka lapangan kerja, dan menghasilkan start-up yang tangguh seiring dengan perkembangan dunia usaha di Tanah Air.
Keberhasilan Kemkomdigi diukur melalui pertumbuhan pengguna, peningkatan pendapatan, serta penciptaan lapangan kerja.
Raline Shah mengatakan Kemkomdigi berkomitmen memastikan bahwa start-up yang dikembangkan tidak hanya mendapatkan pendanaan tetapi juga memiliki dampak nyata dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fokus Kemkomdigi membangun ekosistem baru di kota-kota selain Bandung dan Jakarta, serta mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi di kota-kota yang sedang berkembang.
Selain itu, Kemkomdigi juga berfokus pada peningkatan literasi digital untuk mencapai 20 juta masyarakat dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari target keseluruhan 50 juta literasi digital. Upaya ini juga mencakup edukasi digital kepada orang tua dan anak dalam penggunaan internet yang bijak.
Meutya Hafid berharap para tokoh yang dekat dengan masyarakat dapat membantu menyampaikan pesan ini kepada generasi muda untuk memanfaatkan ruang digital dengan bijak.
Raline Shah menegaskan meski tetap berkarya di dunia seni, ia akan terus berkontribusi pada negara melalui perannya di Kemkomdigi dan berharap mendapat dukungan untuk itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!