Sirene Bendung Air 10 Cisadane Dibunyikan, Status Siaga Satu
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 14:49 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Sirene peringatan di Bendung Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten dibunyikan karena meningkatnya ketinggian muka air sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu dan Kota Tangerang.
"Iya benar dibunyikan karena di bawah itu sudah siaga satu," kata Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni dihubungi, Jumat.
Taufik mengatakan untuk Sungai Cisadane saat ini masih berstatus siaga 3. Petugas juga sudah disiagakan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan kenaikan debit air.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menambahkan pembunyian sirene dilakukan sebagai langkah peringatan dini kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di bantaran Sungai Cisadane, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
“Sirene dibunyikan karena ketinggian air di Sungai Cisadane sudah tinggi. Petugas kami siagakan untuk pemantauan dan antisipasi di wilayah rawan,” ujar Mahdiar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di media sosial dan sejumlah grup whatsapp, ramai beredar video terkait bunyi sirine di Bendung Air 10 Sungai Cisadane. Warga pun memberikan beragam komentar dari mulai mendoakan segera surut banjir hingga warga cepat melakukan evakuasi.
Mahdiar mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi, BPBD mencatat sejumlah titik banjir dan genangan di beberapa kecamatan seperti Cibodas, Periuk, Jatiuwung, Karang Tengah, dan Benda. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.
Tim gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta aparatur wilayah telah diterjunkan untuk melakukan penanganan genangan, pengaturan pintu air, serta pemantauan debit sungai. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun petugas tetap disiagakan mengantisipasi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat atau banjir di lingkungan masing-masing."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!