Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian Kominfo Sebut Museum Harus Beradaptasi dengan Zaman

📅 Senin, 22 Jul 2024, 18:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian Kominfo Sebut Museum Harus Beradaptasi dengan Zaman Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Pameran museum dengan tema Keberagaman Koleksi Museum Nusantara di Monumen Pers Nasional Solo, Jawa Tengah, Senin (22/7)

SOLO - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyebut museum harus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak ditinggalkan oleh pengunjung.

"Kita harus banyak melakukan sesuatu yang sifatnya mendatangi pengunjung, tidak selamanya kita berharap didatangi pengunjung," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Usman Kansong, pada pembukaan pameran museum dengan tema Keberagaman Koleksi Museum Nusantara di Monumen Pers Nasional Solo, Jawa Tengah, Senin (22/7).

Terkait hal itu, ia mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh Monumen Pers Nasional, yakni aktif mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengenalkan monumen kepada para siswa.

"Seperti tadi pengelola Museum Pers datang ke sekolah-sekolah, terus mendatangi pengunjung ke mal. Itu sudah dilakukan oleh museum-museum kita. Tinggal intensitas perlu ditingkatkan," kata dia.

Usman menceritakan tahun lalu ia bersama dengan Museum Penerangan di Taman Mini Indonesia Indah sempat mengunjungi museum nasional Singapura.

"Banyak pelajaran yang kami dapatkan. Salah satunya adalah museum harus sering menyelenggarakan event, seperti yang sudah dilakukan Monumen Pers misalnya pertunjukan musik, keroncong, rock," kata dia.

Terkait hal itu, dikatakannya, museum perlu melakukan kolaborasi agar bisa mengatasi segala keterbatasan yang ada.

"Misalnya di museum Singapura saat menyelenggarakan pameran travel, mereka kerja sama dengan Singapure Airline, restoran, perbankan," kata dia.

Kepala Monumen Pers Nasional Widodo Hastjaryo mengatakan pameran yang diselenggarakan selama 22-26 Juli tersebut merupakan kegiatan yang digagas oleh Monumen Pers Nasional sebagai kegiatan rutin tahunan yang akan diselenggarakan setiap bulan Juli.

"Ditetapkan di bulan Juli karena bersamaan dengan masuknya anak sekolah. Tujuannya untuk memperkenalkan para siswa sekolah, mulai dari PAUD sampai mahasiswa agar bisa lebih mencintai budaya Indonesia," kata dia.

Ia mengatakan dengan menanamkan kebudayaan akan membentuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, berharap acara tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pengenalan lingkungan sekolah.

"Anak-anak dapat mempelajari lingkungan sekolah mereka dengan betul, karena ini bagian dari sejarah nasional, perjuangan Indonesia. Ini akan jadi pembelajaran bagi anak-anak," kata dia.

Sementara itu, 16 museum yang mengikuti pameran tersebut, yakni Monumen Pers Nasional, Museum Penerangan, Museum BPK, House of Arie Smit by Neka Art Museum, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Rumah Budaya Kratonan, Museum Deli Serdang, Museum Sandi, Museum Radya Pustaka Surakarta, Mustaka Akpol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

16 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.