Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpora: Kepahlawanan Lahir dari Perjuangan Atlet di Olimpiade Paris

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpora: Kepahlawanan Lahir dari Perjuangan Atlet di Olimpiade Paris Doc: ANTARA/HO
Ket. Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh saat memberikan khotbah bertema "Perjuangan Atlet Indonesia Meraih Medali di Olimpiade Paris 2024" kepada para jemaah sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan perjuangan atlet nasional Indonesia untuk menorehkan prestasi dalam Olimpiade 2024 di Paris, Prancis melahirkan nilai kepahlawanan yang patut dipedomani generasi muda masa kini.

Pernyataan tersebut diungkapkan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh saat memberikan khutbah kepada para jemaah shalat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat malam, Asrorun pada kesempatan itu mengatakan salah satu wujud kepahlawanan yang patut untuk dipedomani itu datang dari perjuangan atlet panjat tebing Veddrik Leonardo, dan Riki Juniansyah atlet angkat besi Indonesia.

Kedua atlet tersebut disebut sebagai sosok pahlawan milenial karena pantang menyerah dan tekun meski di tengah keterbatasan sehingga berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari cabang olahraga panjat tebing dan angkat besi pada Olimpiade di Paris.

"Semangat kepahlawanan dapat dimanifestasikan dalam berbagai bentuk perkhidmatan, sesuai dengan kemampuan dan kesempatan, dan seiring dengan tantangan zamannya," ujarnya.

Asrorun yang juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah mengatakan nilai kepahlawanan yang melekat pada kedua atlet itu penting dan patut dipedomani bagi para generasi muda Indonesia masa kini.

Dicontohkan salah satunya untuk mempertebal keyakinan dan rasa cinta Tanah Air seiring masifnya informasi lintas budaya bangsa yang masuk karena kemudahan akses terhadap teknologi dewasa ini.

"Dedikasi untuk mengharumkan nama bangsa, sesuai dengan talenta dan kemampuan unik yang beragam salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan," kata dia.

Di sisi lain, lanjutnya, Olimpiade Paris juga mengajarkan pentingnya bangsa ini mempertahankan harmonisasi dari orang tua, guru, pelatih dan pemerintah untuk mendukung aktivitas positif anak muda Indonesia sehingga dapat melahirkan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.