Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpar Nilai Banjir tak Terlalu Pengaruhi Pariwisata Bali

📅 Sabtu, 13 Sep 2025, 10:22 WIB | Oleh:
Kemenpar Nilai Banjir tak Terlalu Pengaruhi Pariwisata Bali Doc: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Ket. Petugas mengevakuasi wisatawan mancanegara yang terjebak banjir di kawasan Kuta, Badung, Bali, Rabu (10/9).

Jakarta -- Kementerian Pariwisata menilai bahwa bencana banjir di sejumlah titik tidak terlalu berpengaruh terhadap pelaku industri pariwisata yang ada di Bali.

"Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota, industri pariwisata seperti hotel, restoran relatif tidak terlalu banyak terdampak akibat musibah banjir ini. Masih kondisi aman dan terkendali," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Hariyanto menyatakan bahwa akses ke bandara agak macet pada saat banjir, sehingga penumpang terlambat dari dan menuju bandara. Meski demikian, secara umum tidak ada penundaan atau pembatalan penerbangan karena bandara juga aman untuk penerbangan.

Banjir yang melanda sejumlah daerah di Bali saat ini, dikatakannya, sedikit banyak akan berdampak pada kunjungan wisatawan. Namun sampai sejauh ini ia juga menilai bahwa banjir secara relatif terpantau tidak menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bali.

Ia tidak menampik apabila ada potensi lain dari bencana hidrometeorologi tersebut yang mungkin merugikan sektor pariwisata, sehingga langkah mitigasi terhadap banjir dan upaya meningkatkan tata kelola lingkungan serta sistem drainase yang baik di tempat-tempat wisata di Bali sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko bencana serupa.

Kementerian Pariwisata pun tidak pernah putus dalam memantau dan melakukan koordinasi intens dengan para pihak. 

"Bahkan Ibu Menteri Pariwisata sudah mengagendakan akan langsung berkunjung ke Bali pada hari Sabtu besok, untuk melihat langsung kondisi di lapangan melalui koordinasi dengan Bapak Gubernur Bali beserta Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota serta stakeholder terkait lainnya," kata Hariyanto.

Kunjungan itu dijadikan sebagai upaya nyata dan kolaborasi bersama dalam pemulihan pariwisata pascabanjir. Dalam kolaborasi tersebut, Kementerian Pariwisata akan mengambil peran dalam menginformasikan fakta situasi dan kondisi di lapangan dan memastikan langkah bersama terus dilakukan untuk memulihkan kepariwisataan Bali kembali aman dan nyaman dikunjungi wisatawan.

Hariyanto juga menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Pemerintah Daerah Bali beserta aparat yang terlibat karena bergerak cepat mengevakuasi masyarakat serta wisatawan yang terdampak banjir, serta menetapkan tanggap darurat bencana banjir di beberapa daerah di Bali.

BMKG melaporkan bencana hidrometeorologi basah itu terjadi setelah Bali diguyur hujan berintensitas deras yang diperparah oleh adanya gangguan gelombang ekuatorial Rossby lebih dari 24 jam sejak Selasa (9/9) pagi.

Hingga Jumat (12/9) pukul 06.00 WITA, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia mencapai 18 orang. Di luar 18 korban dari seluruh Bali itu, masih ada dua korban lainnya yang masuk daftar pencarian tim SAR gabungan.

Adapun bencana banjir tersebar paling banyak di ibu kota Provinsi Bali yaitu Denpasar dengan 81 titik, disusul 15 titik di Kabupaten Gianyar, 12 titik di Kabupaten Badung, 28 titik di Kabupaten Tabanan, 23 titik di Kabupaten Jembrana, dan empat titik di Kabupaten Karangasem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

8 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.